INDONEWS.ID

  • Selasa, 04/04/2023 20:54 WIB
  • Rangkul Pelestari Budaya, BNPP Ingin Gerakan Ekonomi di Perbatasan RI

  • Oleh :
    • very
Rangkul Pelestari Budaya, BNPP Ingin Gerakan Ekonomi di Perbatasan RI
Sekretaris BNPP, Prof. Zudan Arif Fakrulloh saat menyambut seniman yang tergabung dalam komunitas pelestarian budaya Gentra Lestari Budaya (GLB) dari berbagai daerah, mendatangi kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta, Senin (3/4/2023) kemarin. (Foto: Humas BNPP)

Jakarta, INDONEWS.ID - Sejumlah seniman yang tergabung dalam komunitas pelestarian budaya Gentra Lestari Budaya (GLB) dari berbagai daerah, mendatangi kantor Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Jakarta, Senin (3/4/2023) kemarin.

Kedatangan para seniman tersebut, turut mendukung kampanye BNPP yang dikepalai Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, yakni mengembangkan kawasan perbatasan sebagai perekat kesatuan bangsa.

Baca juga : Simak Rekam Jejak dan Konsepnya! Dosen Senior IPDN "Turun Gunung" Bertarung Jadi Cabup Mamasa 2024-2029

Prof. Zudan Arif Fakrulloh menyambut hangat kedatangan para seniman lintas disiplin seni, baik pemain film, musisi etnik, seni tari dan lain-lain.

Ia menjelaskan salah satu misi yang diembannya dari Presiden Jokowi, yakni membanjiri kawasan perbatasan dengan produk Indonesia termasuk dengan produk kesenian beriringan dengan semangat membangun infrastruktur.

Baca juga : Jet Tempur Sukhoi SU-30 MK2, Pesawat Hercules C-130 Dan Boeing 737-200 Pukau Ribuan pada Makassar International Eight Festival And Forum

"Produk itu bukan hanya kebutuhan pokok semata tetapi bisa juga dengan budaya. BNPP juga menginginkan menggerakan gairah ekonomi masyarakat dengan menarik kunjungan pariwisata di perbatasan lewat pentas musik daerah dan kebudayaan," jelas Zudan.

Zudan menjelaskan, BNPP juga mendukung kolaborasi-kolaborasi dengan pihak lainnya dalam membangkitkan semangat pariwisata yang bisa memantik perekonomian warga. Ia mencontohkan festival Asmat di Papua yang mampu membawa pengaruh dari sektor pariwisata dengan datangnya turis lokal dan mancanegara.

Baca juga : Lilik Mardianto Rayakan Ulang Tahun Perkawinan dengan Sumbang Pompa Air untuk Masyarakat Waingapu Sumba Timur

"Festival Asmat di Papua dilaksanakan berhari-hari dan mampu membawa pengaruh pariwisata, hingga turis asing," lanjutnya.

Ketua Umum Dewan Pakar Budaya GLB, Yoyon Darsono menjelaskan bahwa kesiapan GLB dalam kerja sama dengan BNPP dengan mengadakan festival di perbatasan negara.

Ia mengatakan budaya bisa sebagai pelekat kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia dan juga menjadi kampanye untuk perdamaian melalui kolaborasi silang pandang pentas budaya dalam festival.

"Kami terbuka, termasuk mengadakan festival hingga di perbatasan Malaysia, di mana pernah terjadi klaim sepihak Reog Ponorogo yang dibawa sendiri oleh orang Indonesia yang lama menetap di Malaysia," jelasnya. (Humas BNPP)

Artikel Terkait
Simak Rekam Jejak dan Konsepnya! Dosen Senior IPDN "Turun Gunung" Bertarung Jadi Cabup Mamasa 2024-2029
Jet Tempur Sukhoi SU-30 MK2, Pesawat Hercules C-130 Dan Boeing 737-200 Pukau Ribuan pada Makassar International Eight Festival And Forum
Lilik Mardianto Rayakan Ulang Tahun Perkawinan dengan Sumbang Pompa Air untuk Masyarakat Waingapu Sumba Timur
Artikel Terkini
Simak Rekam Jejak dan Konsepnya! Dosen Senior IPDN "Turun Gunung" Bertarung Jadi Cabup Mamasa 2024-2029
Jet Tempur Sukhoi SU-30 MK2, Pesawat Hercules C-130 Dan Boeing 737-200 Pukau Ribuan pada Makassar International Eight Festival And Forum
Lilik Mardianto Rayakan Ulang Tahun Perkawinan dengan Sumbang Pompa Air untuk Masyarakat Waingapu Sumba Timur
Pos Kewar Satgas Yonif 742/SWY Bersama Puskesmas Weluli Berikan Asupan Gizi Kepada Anak Stunting di Perbatasan RI-RDTL
Santi Ayu Graito Kordinir UMKM hingga Berkembang
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
vps.indonews.id