INDONEWS.ID

  • Kamis, 28/12/2023 20:01 WIB
  • Kembangkan Aplikasi SIPD, Sekjen Kemendagri Teken Kerja Sama dengan Sekda Provinsi DKI Jakarta

  • Oleh :
    • luska
Kembangkan Aplikasi SIPD, Sekjen Kemendagri Teken Kerja Sama dengan Sekda Provinsi DKI Jakarta

Jakarta, INDONEWS.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Suhajar Diantoro melakukan penandatanganan nota kesepakatan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Joko Agus Setyono. Kesepakatan itu untuk mengoptimalisasi pengembangan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).

Dalam sambutannya, Suhajar menyampaikan, keberadaan aplikasi SIPD telah berlangsung sejak lama. Hal itu bermula sejak lahirnya Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan daerah untuk menyampaikan pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat. Kemudian Kemendagri melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) dan Bina Pembangunan Daerah (Bangda) membangun aplikasi e-budgeting dan e-planning. Keberadaan aplikasi itulah yang terus disempurnakan hingga menjadi aplikasi SIPD.

Baca juga : Plt. Sekjen Kemendagri Dorong 13 Provinsi Percepat Implementasi Program Bedah Jantung Terbuka

“Maka SIPD ini digagas dari awal didorong penuh oleh KPK untuk membangun pemerintahan yang lebih baik dalam tata kelolanya,” ungkap Suhajar pada acara yang berlangsung di Ruang Serbaguna, Gedung Teknis Abdul Muis, Jakarta, Kamis (28/12/2023) tersebut.

Dia mengatakan, setelahnya SIPD terus didorong menjadi aplikasi umum yang digunakan oleh pemerintah. Penggunaan SIPD sebagai aplikasi umum itu secara resmi diluncurkan pada 12 Desember 2023 lalu bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2023. Saat itu, Presiden Joko Widodo yang hadir pada kegiatan itu menekankan bahwa SIPD merupakan milik bersama.

Baca juga : Lepas Suhajar sebagai Sekjen Kemendagri, Mendagri Apresiasi Kinerja dan Loyalitas

Suhajar menambahkan, saat ini secara bertahap sejumlah Kementerian/Lembaga (K/L) telah memutuskan untuk menggunakan aplikasi SIPD. Diharapkan keberadaan aplikasi tersebut dapat mengintegrasikan pelayanan pemerintah daerah dengan pemerintah pusat, termasuk K/L.

“Jadi dia menjadi satu sistem bersama kita nanti, di mana K/L yang membutuhkan informasi-informasi keuangan daerah, pembangunan daerah, informasi daerah lainnya, dapat digunakan SIPD ini jam berapa saja, jam berapa mau mengupdate daerah mana silakan,” imbuhnya.

Baca juga : Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro Dilantik Jadi Wakil Rektor IPDN

Dia berharap, keberadaan SIPD mampu memperkuat persatuan bangsa Indonesia. Pemerintah daerah dipacu untuk bisa memanfaatkan SIPD guna saling berbagi informasi demi meningkatkan pelayanan di daerah. Dia mencontohkan, pelayanan itu seperti penanganan stunting. Melalui SIPD diharapkan penanganan tersebut dapat lebih efektif dan efisien.

“SIPD ini hanya satu bagian penting untuk kita bersama, tapi layanan kepada masyarakatnya tanggung jawab di kawan-kawan di daerah,” pungkasnya.

Hadir pada kegiatan itu Koordinator Harian Stranas PK KPK RI Niken Arianti, sejumlah pejabat Kemendagri, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi DKI Jakarta.

 

Artikel Terkait
Plt. Sekjen Kemendagri Dorong 13 Provinsi Percepat Implementasi Program Bedah Jantung Terbuka
Lepas Suhajar sebagai Sekjen Kemendagri, Mendagri Apresiasi Kinerja dan Loyalitas
Sekjen Kemendagri Suhajar Diantoro Dilantik Jadi Wakil Rektor IPDN
Artikel Terkini
Menko Airlangga: Hingga Juni 2024, KEK Berhasil Catatkan Realisasi Investasi Rp205,2 triliun dan Serap 132.227 Tenaga Kerja
Penghargaan Ke 5 Dari Seven Media Asia: Pemimpin Inspiratif Terbaik 2024
Plt. Sekjen Kemendagri Dorong 13 Provinsi Percepat Implementasi Program Bedah Jantung Terbuka
Mendagri Pacu Pemda di Jawa Barat Tingkatkan Pendapatan dan Optimalkan Penggunaan Anggaran
Indonesia dapat menjadi pemimpin dunia industri energi terbarukan
Tentang Kami | Kontak | Pedoman Siber | Redaksi | Iklan
vps.indonews.id