Selamat! Afriansyah Noor dan Muhammad Qodari Resmi Dilantik Jadi Wamenaker dan KSP
Selamat! Afriansyah Noor dan Muhammad Qodari Resmi Dilantik Jadi Wamenaker dan KSP
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Afriansyah Noor sebagai Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) dan Muhammad Qodari sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (17/9).
Pelantikan Qodari dan Afriansyah Noor ini menjadi bagian penting dari agenda perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih jilid ketiga. Merespon hal tersebut, jajaran manajemen dan redaksi Indonews.id menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan dua tokoh tersebut.
Ucapan selamat tersebut disampaikan langsung oleh Drs. Asri Hadi, M.Si., Pemimpin Redaksi Indonews.id, yang juga mewakili jajaran pimpinan perusahaan media tersebut.
“Atas nama keluarga besar Indonews.id, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Afriansyah Noor dan Bapak Muhammad Qodari. Semoga amanah baru ini menjadi jalan untuk memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara,” ujar Asri Hadi dalam keterangannya, Rabu (17/9).
Afriansyah Noor lahir pada 20 April 1972. Ia dikenal sebagai politisi yang lama berkecimpung di Partai Bulan Bintang (PBB), bahkan pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal.
Sebelum dilantik sebagai Wamenaker, Afriansyah Noor juga dipercaya sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan Kabinet Indonesia Maju (2022–2024) pada era Presiden Joko Widodo. Kiprahnya dikenal dekat dengan kalangan buruh dan pekerja migran, serta mendorong kebijakan tenaga kerja yang berpihak pada pekerja lokal dan peningkatan kompetensi.
Afriansyah meraih gelar sarjana teknik dari Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) pada 1997. Ia lalu meraih gelar magister sains S-2 Ilmu Administrasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) pada 2010. Pada 2024, ia meraih gelar doktor administrasi publik di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sriwijaya.
Sementara Muhammad Qodari lahir pada 15 Oktober 1973. Ia merupakan akademisi, pengamat politik, dan Direktur Eksekutif Indo Barometer, lembaga survei ternama di Indonesia. Namanya dikenal luas sebagai analis politik yang sering hadir di televisi dan media massa, dengan analisis tajam dan objektif.
Qodari menempuh pendidikan S-1 bidang Psikologi Sosial dari Universitas Indonesia. Sementara S-2 bidang Political Behaviour di University of Essex, Inggris dan S-3 bidang Ilmu Politik di Universitas Gadjah Mada.
Kini, dengan jabatan baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari diharapkan dapat membantu Presiden Prabowo Subianto dalam merumuskan strategi komunikasi dan koordinasi lintas kementerian, serta menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dengan publik.
“Baik Bapak Afriansyah Noor maupun Bapak Muhammad Qodari adalah tokoh yang punya kapasitas dan integritas. Kami percaya keduanya mampu menjalankan amanah dengan baik, serta menghadirkan kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat Indonesia,” pungkas Asri Hadi.