PNM Banjarnegara Gelar PKU Akbar, Dorong 500 Pelaku UMKM Wonosobo Naik Kelas
PNM Banjarnegara Gelar PKU Akbar, Dorong 500 Pelaku UMKM Wonosobo Naik Kelas
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarnegara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan pelaku usaha ultra mikro melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar bagi 500 nasabah binaan di Kabupaten Wonosobo, Kamis (6/11/2025).
Mengusung tema “Keuangan Cerdas, Ngajak UMKM Wonosobo Naik Kelas”, acara yang digelar di Gedung Sasana Adipura Kencana Wonosobo ini menjadi ajang edukasi sekaligus penguatan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro.
Pemimpin Cabang PNM Banjarnegara, M. Resya Apriansyah, menjelaskan bahwa kegiatan PKU Akbar ini tidak sekadar pelatihan, tetapi merupakan bentuk nyata pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Melalui program PKU Akbar ini, kami ingin memastikan para nasabah binaan dapat naik kelas dan berkelanjutan. Pembangunan pilar ekonomi menjadi wujud nyata kontribusi kami terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Resya.
Selain menjadi ruang silaturahmi antar-nasabah, kegiatan ini juga menghadirkan sesi literasi keuangan dari berbagai lembaga keuangan ternama seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Pegadaian, BRI Insurance (BRIns), BRI Life (BRILife), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah.
Para peserta mendapatkan pelatihan mengenai pengelolaan keuangan pribadi dan usaha, pentingnya menabung, membuka rekening, hingga memahami manfaat asuransi usaha, tempat tinggal, dan asuransi jiwa. Bahkan, sebanyak 500 nasabah dilatih membuka Brilink Mekaar sebagai peluang usaha tambahan guna memperluas sumber pendapatan.
PNM sebagai lembaga keuangan non-bank terus berfokus pada pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan dan pendampingan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan di daerah.
“Kami percaya bahwa literasi dan inklusi keuangan menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan bekal yang kuat, para pelaku UMKM dapat tumbuh mandiri dan berdaya saing,” tambah Resya.
Dengan semangat “Keuangan Cerdas”, PNM Banjarnegara berharap para pelaku UMKM Wonosobo dapat terus melaju, naik kelas, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah menuju Indonesia yang lebih sejahtera.