indonews

indonews.id

Iran Tegaskan Tak Akan Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

Penempatan pasukan perdamaian menjadi salah satu poin penting dalam proposal perdamaian Hamas–Israel yang telah disepakati Dewan Keamanan PBB. Proposal tersebut diajukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID – Penempatan pasukan perdamaian menjadi salah satu poin penting dalam proposal perdamaian Hamas–Israel yang telah disepakati Dewan Keamanan PBB. Proposal tersebut diajukan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Namun, Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menegaskan bahwa Iran tidak akan mengirim pasukan perdamaian ke Gaza.

“Tidak, Iran tidak tertarik mengirim pasukan perdamaian ke Gaza. Sebab kami yakin sebelum ada aktivitas perdamaian apa pun, kami harus memikirkan hak hidup rakyat Palestina,” kata Boroujerdi di sela Pameran Arsip Iran–Indonesia di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (26/11).

Boroujerdi menjelaskan, pemerintah Iran sangat mengapresiasi setiap upaya yang dilakukan untuk menghentikan genosida dan pertumpahan darah di Gaza. Menurutnya, berbagai langkah pemerintah dan para pemimpin global dalam mempromosikan perdamaian dan keamanan selalu mendapat dukungan Iran.

“Namun, kami yakin harus ada perdamaian sesungguhnya di Palestina. Kita harus menjaga hak rakyat Palestina untuk memilih apa yang mereka inginkan, memilih pemerintahan seperti apa yang mereka inginkan, serta mengakhiri genosida. Ini hal yang sangat penting,” ujarnya.

Ia menegaskan, selama masih ada pihak lain yang menduduki tanah air suatu bangsa, pembicaraan mengenai perdamaian sejati akan sulit terwujud.

“Tapi kami harap perdamaian akan berlanjut dan tidak ada lagi orang yang terbunuh di Palestina dan di belahan dunia mana pun,” pungkasnya.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas