indonews

indonews.id

Prabowo Minta Qodari Kumpulkan Video Pengkritik Program MBG: Biar Saya Lihat Tiap Malam

Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari untuk mengumpulkan video pihak-pihak yang mengkritik dan menghina program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari untuk mengumpulkan video pihak-pihak yang mengkritik dan menghina program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perintah itu disampaikan Prabowo saat meresmikan SPPG milik Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Ia menyinggung adanya kritik dari sejumlah kalangan terdidik, termasuk profesor, yang meramalkan program MBG akan gagal dan hanya menghamburkan uang rakyat.

“Bagi mereka yang waktu kita baru mulai satu bulan kita sudah dihina, sudah diramalkan pasti gagal, Pak Qodari tolong dikumpulin video klip yang ramal kita pasti gagal yang katakan saya hina bangsa Indonesia,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, program MBG semata-mata bertujuan menyelamatkan anak-anak Indonesia serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. Ia mengaku heran atas tudingan bahwa kebijakan tersebut justru dianggap sebagai penghinaan terhadap bangsa.

“Ini harus ada rekam digital, direkam semua. Insya Allah kita mencapai 80 sekian juta penerima manfaat, biar saya tiap malam bisa lihat-lihat, enggak apa-apa. Aduh apa iya, ya, saya hina bangsa Indonesia,” ujarnya.

Prabowo menyebutkan, hingga Jumat (13/2), jumlah penerima manfaat MBG telah menembus lebih dari 60 juta orang, mulai dari anak-anak hingga ibu hamil. Ia menilai capaian tersebut sebagai salah satu prestasi besar Indonesia dalam program kesejahteraan sosial.

Presiden juga membandingkan skala program itu dengan jumlah penduduk sejumlah negara. “Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan tiap hari, atau sama dengan sepuluh kali Singapura tiap hari, atau dua kali Malaysia tiap hari,” kata Prabowo.

Pemerintah menargetkan jumlah penerima manfaat MBG terus bertambah hingga mencapai sekitar 80 juta orang dalam waktu mendatang.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas