Pemerintah Percepat Evakuasi WNI dari Iran, 22 Orang Sudah Tiba di Tanah Air
Pemerintah Indonesia mulai memulangkan warga negara Indonesia yang berada di Iran menyusul meningkatnya situasi keamanan di kawasan tersebut. Tahap pertama evakuasi berhasil membawa pulang 22 WNI yang tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (10/3/2026) petang.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Pemerintah Indonesia mulai memulangkan warga negara Indonesia yang berada di Iran menyusul meningkatnya situasi keamanan di kawasan tersebut. Tahap pertama evakuasi berhasil membawa pulang 22 WNI yang tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa (10/3/2026) petang.
Kedatangan para WNI itu disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, yang menyampaikan rasa syukur atas keselamatan mereka setelah berhasil keluar dari wilayah yang tengah dilanda konflik.
Evakuasi dilakukan setelah kondisi keamanan di Iran memanas akibat serangan militer dari koalisi Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari lalu. Demi memastikan keselamatan warga negara, pemerintah Indonesia memutuskan mengevakuasi sebagian WNI melalui jalur udara dengan transit di Baku.
Gelombang pertama evakuasi ini mencakup berbagai latar belakang WNI, mulai dari pekerja, pelajar dan mahasiswa, hingga wisatawan yang sedang berada di Iran. Pemerintah juga memastikan bahwa proses pemulangan dilakukan secara bertahap.
Masih ada sekitar 10 WNI lainnya yang dijadwalkan tiba di Indonesia dalam gelombang berikutnya. Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, total 32 warga negara Indonesia akan dipulangkan dari Iran melalui program evakuasi tersebut.
Data dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tehran mencatat terdapat sekitar 329 WNI yang tinggal di Iran. Sebagian besar dari mereka merupakan pelajar yang menempuh pendidikan di kota Qom, sementara sisanya adalah pekerja migran serta ekspatriat.
Kementerian Luar Negeri menyatakan terus memantau perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah. Koordinasi dengan berbagai perwakilan diplomatik Indonesia di kawasan tersebut juga terus dilakukan guna memastikan perlindungan dan keselamatan seluruh WNI.
Setibanya di Indonesia, para warga yang telah dievakuasi akan mendapatkan bantuan untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing melalui dukungan pemerintah daerah.*