Mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Kunjungi LPS, Perkuat Implementasi Teori dan Praktik Lapangan melalui Program Company Visit
Dalam upaya menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia profesional, mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Program Studi Administrasi Bisnis Sektor Publik (Prodi ABSP) melaksanakan kegiatan Company Visit ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada hari Rabu (17/6) bertempat di Gedung LPS Lantai 30. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung penerapan teori yang telah dipelajari di kelas dalam lingkungan kerja nyata.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Dalam upaya menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan dunia profesional, mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Program Studi Administrasi Bisnis Sektor Publik (Prodi ABSP) melaksanakan kegiatan Company Visit ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada hari Rabu (17/6) bertempat di Gedung LPS Lantai 30. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung penerapan teori yang telah dipelajari di kelas dalam lingkungan kerja nyata.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai industri keuangan, khususnya terkait peran strategis LPS dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan nasional melalui fungsi penjaminan simpanan dan turut menjaga stabilitas sistem keuangan.
Kunjungan Company Visit ini, diterima oleh Nur Budiantoro (Direktur Group Hubungan Kelembagaan), Ervina T. Purba (Kepala Divisi Administrasi dan Perencanaan Hubungan Lembaga) dan Tim LPS lainnya. Tim menyambut baik kunjungan mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta Prodi ABSP dan menyampaikan bahwa kegiatan edukasi serta kolaborasi dengan institusi pendidikan merupakan bagian penting dalam membangun pemahaman generasi muda mengenai industri keuangan.
Nur Budiantoro menyampaikan pengantar mengenai tugas, fungsi, serta kontribusi LPS dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional. Mahasiswa juga didorong untuk terus meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri dengan kompetensi yang relevan agar mampu menghadapi tantangan di dunia profesional.
Sementara itu dosen pendamping mahasiswa Politeknik STIA LAN Jakarta, M. Rizki - Kaprodi ABSP menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan LPS dalam menerima kunjungan akademik tersebut. Dalam sambutannya, dosen pendamping M. Rizki menyampaikan bahwa kegiatan Company Visit merupakan bagian penting dari proses pembelajaran karena mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga dapat melihat secara langsung bagaimana konsep dan ilmu yang dipelajari diterapkan dalam dunia kerja.
“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dapat memperkaya pengalaman dan memahami bagaimana teori yang diperoleh selama perkuliahan diimplementasikan dalam praktik profesional. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia kerja,” ujar M. Rizki.
Selanjutnya sesi pemaparan materi “Peran Strategis LPS Dalam Mendukung Stabilitas Sistem Keuangan disampaikan oleh Widya (Direktur Group Pusat Pendidikan dan Pelatihan) membahas antara lain mengapa LPS dibentuk, penjaminan simpanan dan perlindungan nasabah, peran LPS dalam stabilitas system keuangan, resolusi bank dan pengalaman penanganan bank, dan transformasi LPS dan tantangan ke depan.
Mahasiswa menyimak dan sangat antusias dalam mengikuti pemaparan tersebut, demikian juga mengikuti diskusi interaktif yang memberikan kesempatan untuk bertukar informasi dan menggali pengalaman langsung dari narasumber LPS. Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan gambaran nyata mengenai budaya kerja, proses bisnis, serta tantangan yang dihadapi dalam dunia industri.
Program Company Visit ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan dunia kerja, khususnya dalam mendukung pengembangan lulusan Politeknik STIA LAN Jakarta yang memiliki kompetensi, wawasan profesional, serta kesiapan untuk berkontribusi di berbagai bidang industri.