Munas ke-3 PERPINA: Peningkatan Jejaring Menunju Dunia Berkelanjutan
Munas ke-3 PERPINA: Peningkatan Jejaring Menunju Dunia Berkelanjutan
Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Musyawarah Nasional (Munas) ke-3 Perempuan Pemimpin Indonesia yang biasa dikenal PERPINA telah terselenggara dengan lancar pada Jumat, 19 Juni 2026 di FP One, Autograph Tower Lantai 28, Thamrin Nine Complex di Jakarta Pusat. Perhelatan ini dihadiri seluruh Ketua DPD se Indonesia.
Hadir pula Para Pendiri sebagai Dewan Kehormatan, dan Dewan Penasihat yang menyaksikan pelaksanaan Munas hingga selesai.
Prof. Dr. Francisca Sestri selaku Anggota Dewan Penasihat memberikan sambutan pengantar mewakili Ketua Prof.Anna Mariana yang masih diperjalanan dari Makassar. Ia memberikan ucapan selamat dan seraya berpesan agar munas Perpina ke 3 ini berjalan lancar dan menghasilkan keputusan secara musyawarah mufakat. Hal ini senada dengan syair Mars Perpina bahwa komitmen untuk bersatu dalam mewujudkan pembangunan bangsa, serta dapat mengalir ke tingkat global adalah keniscayaan, imbuh Sestri yang saat ini masih menjabat Sekjen Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Rakyat (LPER) seraya menyemangati para peserta disituasi masih sulit saat ini.
Sementara itu Veve Safitri yang secara aklamasi terpilih kembali sebagai ketua umum PERPINA, memberikan pidato bahwa situasi geopolitik dan ekonomi saat ini tidak baik baik saja, maka dengan keberadaan PERPINA diharapkan terus meningkatkan kapabilitas dalam peningkatan jejaring kepemimpinan dengan inovasi perempuan baik nasional maupun internasional untuk dunia keberlanjutan.
Acara selanjutnya seminar nasional yang menghadirkan para narasumber yang kompeten dibidangnya:
-Ir. Thomas Sugiarto ( Coach Financial Planner) adalah CFP Co-Founder FP One Agency
-Kelvin Sugiarto
-Prof.Ir.Roy H.M.Sembel,MBA., Ph.D.,CSA.,CIB. (Finance Investment)
-Dr. Aviliani,S.E., M.Si. selaku Komisaris Utama Bank Alo
Mengusung tema, "Women Leaders for Sustainable Future: Menguatkan Jejaring Kepemimpinan, dan Inovasi Perempuan untuk menuju dunia berkelanjutan"