indonews

indonews.id

Bapak Bapak Ngeband, Komunitas Orang Dewasa Merawat Minat Main Band

Bapak Bapak Ngeband, Komunitas Orang Dewasa Merawat Minat Main Band

Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Bapak2Ngeband (B2N) diinisiasi oleh Muhamad Heyckel yang memiliki keresahan dan pengalaman serupa banyak orang yang sudah berkeluarga tetapi ingin tetap aktif bermusik. Bermula di media sosial Threads, sekitar November 2025, B2N kemudian berkembang secara organik menjadi komunitas dengan ratusan anggota dari berbagai daerah dan latar belakang. 

 

“ B2N berawal dari keresahan banyak musisi yang di antaranya harus meninggalkan musik karena pekerjaan, keluarga, dan berbagai kesibukan. Ada juga yang masih aktif bermusik, tapi sering kali susah menemukan yang satu visi, tidak memiliki wadah, atau merasa sulit menemukan ruang untuk menyalurkan hobi tersebut,” jelas Heyckel. 


 B2N kemudian dibuat sebagai wadah untuk kembali bermain musik, berbagi karya, berkolaborasi, dan bersilaturahmi.  


 “Namun seiring berjalan, B2N menyadari bahwa yang dibutuhkan bukan hanya ruang untuk bermusik, tetapi juga ruang untuk bertukar pengalaman, pengetahuan, dan membangun hubungan yang positif,” tambah Heyckel. 


 Karena itu, semangat B2N tidak berhenti di bermain musik. B2N ingin membangun komunitas yang bisa menghargai proses, terbuka terhadap masukan, saling mendukung, dan memberikan manfaat. Musik menjadi pintu masuk, sementara networking dan kolaborasi menjadi bagian penting di dalamnya. 


 Dengan latar belakng tersebut, kegiatan B2N sejauh ini jadi cukup beragam, mulai dari kopdar (kopi darat), jam session, sharing, diskusi gear melalui Gear Talks, mencari personel band, berbagi informasi event, dan sebagainya. 


 “ Dalam beberapa kegiatan, pembahasannya juga tidak terbatas pada musik. B2N pernah mengadakan sesi berbagi mengenai bisnis, hak cipta, industri kreatif, proses berkarya, hingga berbagai topik yang relevan dengan kehidupan dan aktivitas para anggotanya,” jelas Heyckel lagi. 


 B2N berkembang melalui beberapa chapter berdasarkan wilayah, sekaligus memiliki ruang berdasarkan minat, seperti Gear Talks, marketplace, kanal pencarian personel, dan informasi event. Anggotanya berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pengusaha, karyawan, pekerja kreatif, hingga musisi profesional. Keberagaman ini menjadi salah satu kekuatan B2N karena memungkinkan terjadinya pertukaran perspektif dan membuka peluang kolaborasi lintas profesi. 


 Heyckel berharap komunitas B2N bisa semakin luas, tanpa kehilangan nilai dan kultur yang sudah dibangun sejak awal. B2N ingin hadir di lebih banyak kota dan mempertemukan lebih banyak orang yang memiliki kecintaan terhadap musik.  


 “Lebih dari sekadar bertambahnya jumlah anggota, B2N ingin menjadi wadah yang positif, produktif, inklusif, dan kolaboratif,” ujarnya.   


 Ke depannya, Heyckel berharap semakin banyak karya, kolaborasi, pengetahuan, pertemanan, dan kegiatan positif yang lahir dari komunitas ini. B2N juga ingin menjadi jembatan yang mempertemukan musisi dengan berbagai profesi, industri kreatif, brand, venue, maupun komunitas lain. 


 “ Pada akhirnya, B2N ingin menjaga satu hal sederhana: bagaimana orang-orang dewasa yang memiliki banyak kesibukan tetap punya ruang untuk bermain, berkarya, berbagi, dan bertumbuh bersama melalui musik,” rangkum Heyckel akan cita-cita bersama komunitas Bapak2Ngeband.(Harlan Boer)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas