Korban Selamat Ungkap Pelaku Penembakan ASN Jayawijaya Berjumlah 8 Orang: Bawa Senjata Laras Panjang
Polisi mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penembakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, setelah memeriksa seorang korban yang selamat dari serangan tersebut.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID – Polisi mengantongi ciri-ciri terduga pelaku penembakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, setelah memeriksa seorang korban yang selamat dari serangan tersebut.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan keterangan korban menjadi salah satu dasar bagi tim gabungan untuk memburu para pelaku. Identitas dan ciri-ciri terduga pelaku kini telah dikantongi aparat.
“Dari hasil pendalaman, kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap saksi korban yang selamat. Ciri-ciri pelaku sudah kita kantongi dan tim gabungan saat ini sedang melakukan pengejaran di lapangan,” kata Yusuf dalam keterangan resmi, Kamis (10/9/2026).
Berdasarkan kesaksian tersebut, penyerangan di Distrik Muliama, Jayawijaya, pada Rabu (9/9/2026) diduga dilakukan sekitar delapan orang. Kelompok tersebut disebut membawa dua senjata api laras panjang.
Keterangan saksi diperkuat hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi menemukan tiga selongsong peluru serta jejak darah di lokasi kejadian. Dari tiga selongsong yang diamankan, dua di antaranya berkaliber 5,56 milimeter yang lazim digunakan pada senjata laras panjang. Satu selongsong lainnya berkaliber 9 milimeter yang berasal dari senjata laras pendek.
“Identitas pelaku sudah kita kantongi,” ujar Yusuf.
Untuk memperkuat pengejaran dan menjaga situasi keamanan di wilayah Jayawijaya, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 menambah 50 personel yang diberangkatkan dari Timika menuju Jayawijaya.
Sementara itu, proses pemulangan jenazah tiga korban masih berlangsung. Jenazah korban berinisial WB telah diberangkatkan dari Wamena melalui Jayapura dan Makassar menuju Jakarta, sebelum dijadwalkan tiba di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/9/2026).
Dua jenazah lainnya yang masih berada di Jayawijaya direncanakan dipulangkan ke Maumere, Nusa Tenggara Timur, dan Toraja, Sulawesi Selatan.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, mengatakan penyelidikan terus dilakukan berdasarkan hasil olah TKP dan bukti yang telah dikumpulkan.
Polisi juga mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Warga yang mengetahui keberadaan terduga pelaku diminta menyampaikan informasi kepada aparat dengan jaminan kerahasiaan identitas.