Genjot Produktivitas, 80 Petani Sawit Merangin Belajar Budidaya di Kebun Bunut PTPN IV Regional IV
Genjot Produktivitas, 80 Petani Sawit Merangin Belajar Budidaya di Kebun Bunut PTPN IV Regional IV
Reporter: luska
Redaktur: Rikard Djegadut
Jambi, INDONEWS.ID — Sebanyak 80 petani kelapa sawit asal Kabupaten Merangin mengikuti pelatihan teknis budidaya kelapa sawit di Kebun Bunut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi–Sumbar, Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (10/9/2026).
Para peserta yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Tani Muda dan KUD Suka Makmur tersebut mengikuti pelatihan peningkatan pengetahuan budidaya kelapa sawit yang difasilitasi Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).
Manajer Kebun Bunut PTPN IV Regional IV, Husnul Arifin, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kompetensi petani dalam menerapkan praktik budidaya kelapa sawit yang baik, efektif, dan berkelanjutan.
“Kami bekerja sama dengan BPDP dalam pelaksanaan pelatihan ini. Pesertanya sebanyak 80 orang yang berasal dari KUD dan kelompok tani di Kabupaten Merangin,” kata Husnul.
Menurutnya, Kebun Bunut berupaya berperan aktif dalam mendukung peningkatan kapasitas petani kelapa sawit melalui transfer pengetahuan dan pengalaman teknis yang selama ini diterapkan di lingkungan perkebunan.
Melalui pelatihan tersebut, para petani mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan tanaman kelapa sawit, mulai dari pemeliharaan tanaman, penerapan standar teknis budidaya, hingga berbagai praktik lapangan yang dapat mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen.
Pelaksanaan pelatihan turut dipantau Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), Edy Abdurahman. Materi budidaya kelapa sawit disampaikan oleh Dr. Ir. Nina Veronica, S.T., M.Sc. dari PT Smatek Tunas Mandiri.
Selain itu, Manajer Kebun Bunut Husnul Arifin bersama Asisten Kepala Kebun Bunut Medya Rama Sabri turut berbagi pengetahuan dan pengalaman teknis pengelolaan tanaman kelapa sawit kepada para peserta.
Para narasumber memberikan pemahaman praktis mengenai teknik budidaya kelapa sawit yang tepat dengan menekankan pentingnya konsistensi penerapan standar teknis di lapangan. Penerapan budidaya yang baik dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga produktivitas, efisiensi pengelolaan kebun, serta kualitas hasil panen.
Husnul berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal di kebun masing-masing.
“Harapannya, ilmu yang diperoleh selama pelatihan tidak berhenti di ruang pertemuan, tetapi benar-benar diterapkan di lapangan sehingga dapat membantu meningkatkan produktivitas dan pengelolaan kebun petani,” ujarnya.
Melalui fasilitasi kegiatan tersebut, PTPN IV Regional IV terus mendorong peningkatan kapasitas petani sekaligus memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, lembaga terkait, koperasi, dan kelompok tani dalam mendukung pengembangan perkebunan kelapa sawit yang produktif dan berkelanjutan.
Peningkatan keterampilan petani diharapkan turut berdampak terhadap efisiensi pengelolaan kebun, peningkatan produktivitas, serta keberlanjutan usaha perkebunan kelapa sawit masyarakat di Kabupaten Merangin.