indonews

indonews.id

Api Lahap 20 Gudang di Kosambi, Operasional Bandara Soetta Tetap Berjalan

Kebakaran yang melanda kawasan pergudangan di Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/9), tidak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut

Jakarta, INDONEWS.ID - Kebakaran yang melanda kawasan pergudangan di Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (16/9), tidak mengganggu operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).

PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports melalui Kantor Cabang Bandara Soetta memastikan seluruh aktivitas penerbangan, baik keberangkatan maupun kedatangan, tetap berjalan normal sesuai jadwal.

Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Yudistiawan dalam keterangan resminya di Tangerang, Rabu, menyatakan bahwa berdasarkan pemantauan Airport Operation Control Center (AOCC), insiden kebakaran tersebut dipastikan sama sekali tidak mengganggu jalannya operasional penerbangan.

"Manajemen Bandara Internasional Soekarno-Hatta terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan kondisi sekitar bandara tetap aman," katanya.

Ia mengatakan, seluruh pergerakan keberangkatan maupun kedatangan pesawat tetap beroperasi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan senantiasa menjadi prioritas utama dalam setiap situasi.

"Situasi di lokasi kejadian kebakaran saat ini telah ditangani secara intensif oleh pihak-pihak terkait," tuturnya.

Dalam hal ini, sehubungan dengan insiden tersebut, InJourney mengimbau kepada seluruh pengguna jasa bandara agar tetap tenang dengan selalu memantau informasi resmi dari manajemen Bandara Soetta.

"Penumpang juga disarankan untuk terus memantau perkembangan informasi terkini melalui kanal komunikasi resmi bandara atau maskapai terkait," kata dia.

Sebelumnya, sebanyak 30 personel gabungan pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk mengendalikan situasi kedaruratan di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, di Tangerang, Rabu menyatakan bahwa proses pemadaman dan pendinginan hingga saat ini masih berlangsung.

"Yang sudah terbakar itu sebanyak 20 unit gudang, tinggal saat ini teman-teman di lapangan sedang membasahi gudang-gudang yang belum terbakar, supaya perambatannya enggak sampai ke gudang berikutnya," jelasnya.

Berdasarkan data sementara di lapangan, terdapat 20 unit bangunan gudang telah terbakar, namun kondisi sebagian bangunannya dalam kondisi kosong dan sebagian lainnya terisi oleh muatan kasur busa.

Kendati demikian, petugas belum dapat mengidentifikasi secara rinci seluruh isi gudang maupun penyebab pasti kebakaran. Hal ini dikarenakan hampir seluruh struktur bangunan gudang telah ambruk akibat lalapan si jago merah.

"Karena pada saat itu kondisi gudang sudah ambruk. Jadi belum ketahuan nih gudang-gudang apa, isinya juga udah kebakaran gitu," katanya.

Dalam upaya penanganan kedaruratan tersebut, pihaknya mengerahkan petugas gabungan dengan total belasan unit armada pemadam kebakaran ke lokasi.

"Rinciannya meliputi enam unit dari BPBD Kabupaten Tangerang, satu unit bantuan dari otoritas Bandara Soekarno-Hatta, serta dukungan empat unit mobil tangki air dari pihak Kawasan Pergudangan Kosambi Permai," ujar dia.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas