indonews

indonews.id

Persija Barat Tundukkan ABC Wirayudha 2-0, Farhad Alfarizi Buka Keunggulan Lewat Gol Spektakuler

Reporter: rio apricianditho
Redaktur: indonews

Jakarta, INDONEWS.ID - Persija Barat berhasil mengamankan tiga poin setelah menaklukkan ABC Wirayudha dengan skor 2-0 dalam lanjutan Liga Soeratin U-15 Piala Gubernur yang memasuki pekan kesembilan. Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Sintetis 2 PSF, Pancoran, Jakarta Selatan, itu diwarnai gol indah dan sejumlah peluang dari kedua tim.

Kedua kesebelasan tampil cukup berimbang pada babak pertama. Persija Barat maupun ABC Wirayudha sama-sama berusaha membangun serangan, tetapi rapatnya pertahanan membuat sejumlah peluang belum mampu dikonversi menjadi gol. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, kedudukan masih imbang 0-0.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-41 melalui aksi bek kanan Persija Barat, Farhad Alfarizi. Melihat posisi kiper ABC Wirayudha yang terlalu jauh meninggalkan sarangnya, Farhad melepaskan sepakan langsung dari tengah lapangan. Bola melambung melewati jangkauan penjaga gawang dan meluncur masuk ke dalam gawang. Gol tersebut sekaligus mengubah jalannya pertandingan.

Tertinggal satu gol membuat ABC Wirayudha berusaha meningkatkan tekanan. Namun, celah di sektor kanan pertahanan mereka beberapa kali menjadi titik lemah. Pergerakan pemain yang kerap melakukan overlap ke tengah tanpa diimbangi kecepatan kembali ke posisi semula membuat lini belakang ABC rentan terhadap serangan lawan.

Persija Barat kemudian menggandakan keunggulan melalui situasi bola mati. Peluang itu berawal dari pelanggaran bek ABC Wirayudha yang mendorong striker Persija di sekitar lima meter dari luar kotak penalti.

Bagus Adiyat yang dipercaya menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik. Sepakan melengkungnya mengarah ke sudut kanan atas gawang, membentur mistar, lalu memantul masuk. Gol tersebut memastikan kemenangan Persija Barat dengan skor 2-0.

Pelatih Persija Barat, Ari, mengaku cukup puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Meski demikian, ia mengakui timnya belum tampil dengan kekuatan penuh lantaran sejumlah pemain tidak dapat mengikuti pertandingan karena harus menjalani kegiatan sekolah.

“Ada beberapa pemain yang tak bisa diberangkatkan karena masih sekolah. Tapi pertandingan hari ini kita lumayan cukup puas”, kilah Ari.

Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi, terutama dalam membangun kekompakan antarpemain. Karena itu, Ari akan meningkatkan porsi latihan kerja sama tim sebagai persiapan menghadapi pertandingan berikutnya.

Di kubu lawan, Panca pelatih ABC Wirayudha mengakui timnya masih menghadapi kendala dalam menjaga konsistensi latihan. Meski jadwal latihan telah ditetapkan tiga kali dalam seminggu, tidak semua pemain bisa hadir secara rutin.

Namun, kondisi tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia memilih membangun tim dengan pendekatan kekeluargaan dan kesabaran, mengingat para pemain yang bergabung bukan hasil seleksi ketat maupun pemain yang terikat dengan klub lain.

“Kita tutupi dengan solusi, dengan bersabar. Mereka datang ke tim saya bukan seleksi dan tak terlibat di mana-mana, saya rangkul", ucapnya.

Menurutnya, keterbatasan yang dimiliki ABC Wirayudha bukan alasan untuk menjadi tim yang mudah dibobol lawan. Ia justru melihat adanya perkembangan dari pertandingan ke pertandingan. Pada laga pertama, timnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 0-4. Kini, mereka mampu menekan selisih kekalahan menjadi 0-2.

Ia juga mengakui kualitas Persija Barat berada di atas timnya. Meski begitu, dua gol yang bersarang ke gawang ABC Wirayudha dinilainya lebih banyak terjadi akibat kelengahan pemain belakang.

Evaluasi pun menjadi agenda penting setelah pertandingan. Baginya, kesalahan harus segera diperbaiki dalam sesi latihan, bukan justru menunggu hingga kembali terjadi saat pertandingan berlangsung.

Terlepas dari hasil yang belum memuaskan, sang pelatih mengaku bersyukur ABC Wirayudha mendapat kesempatan tampil di Liga Soeratin U-15 Piala Gubernur. Menurutnya, tidak semua pemain dari sekolah sepak bola (SSB) memiliki kesempatan merasakan kompetisi penuh dengan atmosfer persaingan yang ketat.

“Anak-anak bisa merasakan artinya liga, dalam artian top skor dan lain-lain. Mereka bisa berada dalam kompetisi yang sangat kompetitif ini”, tandasnya.

Bagi ABC Wirayudha, Liga Soeratin bukan semata-mata soal kemenangan dan kekalahan. Kompetisi ini menjadi ruang belajar bagi para pemain muda untuk mengasah kemampuan, memahami atmosfer pertandingan sesungguhnya, sekaligus membangun mental bertanding demi perkembangan mereka ke depan.

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas