Jakarta, INDONEWS.ID - Bina Taruna meraih kemenangan penting pada pekan kesembilan Liga Soeratin U-15 setelah menundukkan UMS FC dengan skor 2-0. Pertandingan berlangsung sengit, dengan kedua tim sama-sama berusaha membangun serangan sejak awal laga, Sabtu 03/10).
Bina Taruna membuka keunggulan pada menit ke-24. Serangan dari sisi kanan menghasilkan umpan lambung yang diarahkan ke kotak penalti. Bola tersebut disambut Rafa A. Damara dengan tendangan keras yang tak mampu dibendung lini pertahanan UMS FC. Skor 1-0 untuk Bina Taruna bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, UMS FC berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, Bina Taruna justru mampu memperlebar jarak. Lima menit sebelum pertandingan berakhir, tepatnya pada menit ke-55, Desta A. Sadewo mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengubah kedudukan menjadi 2-0.
Pelatih Bina Taruna, Wisnu, mengaku puas melihat performa anak asuhnya. Namun, kemenangan tersebut tidak diraih dalam kondisi ideal. Bina Taruna harus tampil dengan keterbatasan pemain, sehingga Wisnu mengaku harus berpikir keras ketika menentukan pergantian pemain.
Menurut Wisnu, kerja sama antarpemain sudah berjalan cukup baik dan mulai menunjukkan hasil dari pola latihan yang selama ini diterapkan. Meski demikian, masih ada sejumlah hal yang harus dievaluasi, terutama dalam penyelesaian akhir.
"Kerja sama anak-anak sudah cukup baik sesuai dengan latihan mereka, tapi tetap perlu kita evaluasi terutama di penyelesaian akhir", ujar Wisnu.
Ia menambahkan, latihan antarlini akan tetap dipertahankan, sementara porsi latihan individu akan ditambah untuk meningkatkan ketajaman para pemain di depan gawang.
"Latihan antarlini tetap kita pertahankan, tapi latihan individu ditambah, terutama finishing", tambahnya.
Di kubu UMS FC, pelatih Joko menyebut persoalan klasik masih menjadi kendala timnya. Jadwal latihan yang berbarengan dengan kegiatan sekolah membuat seluruh pemain tidak selalu bisa hadir secara bersamaan.
"Saat ini saja ada beberapa anak yang tak bisa main karena sekolah. Secara permainan kami masih bisa mengimbangi," kata Joko.
Kondisi tersebut membuat Joko tidak bisa memaksakan seluruh pemain mengikuti latihan secara utuh. Ia memilih mengimbau para pemain agar sebisa mungkin mengatur waktu sehingga latihan bersama tetap dapat dilakukan.
Meski harus mengakui keunggulan Bina Taruna, Joko menilai permainan anak asuhnya masih mampu memberikan perlawanan. Persoalan kekompakan dalam latihan menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi agar performa tim lebih konsisten pada pertandingan berikutnya.
Bagi Bina Taruna, kemenangan 2-0 ini menjadi tambahan kepercayaan diri untuk melanjutkan perjuangan di Liga Soeratin U-15, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan ketajaman lini depan.