Gandeng 60 Dokter dan Beragam Pakar, Wardah Cetak Rekor MURI Lewat Skin Longevity Clinic
Wardah menutup rangkaian Wardah Skin Longevity Clinic dengan penghargaan MURI atas kolaborasi lintas disiplin dan apresiasi kepada lima sosok melalui Wardah Skin Longevity Clinic Awards. Momentum ini mempertemukan dermatologi, sains longevity, dan inspirasi gaya hidup untuk menghubungkan kesehatan kulit dengan kebiasaan sehari-hari.
Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
Jakarta, INDONEWS.ID - Wardah menutup rangkaian Wardah Skin Longevity Clinic di SPAC8 ASHTA District 8, Jakarta, dengan penghargaan MURI atas kolaborasi lintas disiplin serta apresiasi kepada lima sosok melalui Wardah Skin Longevity Clinic Awards. Momentum ini menegaskan peran sains, keahlian klinis, dan gaya hidup dalam mendukung kesehatan kulit jangka panjang.
Berlangsung pada 29 September hingga 6 Oktober 2026, Wardah Skin Longevity Clinic mempertemukan skin science, teknologi, dan keahlian klinis untuk memahami hubungan gaya hidup modern dengan kesehatan kulit. Informasi tentang perawatan kulit, nutrisi, olahraga, dan istirahat dihubungkan dalam pengalaman personal yang didampingi pakar.
“Bagi Wardah, skin longevity bukan sekadar tentang bagaimana kulit terlihat hari ini, tetapi bagaimana kita menjaga kesehatannya dalam jangka panjang. Perjalanan ini tidak mungkin dibangun oleh satu disiplin ilmu saja. Dibutuhkan kolaborasi antara dermatologi, nutrisi, sains longevity, gaya hidup, dan edukasi publik agar pemahaman tentang kesehatan kulit menjadi lebih utuh, relevan, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Novia Sukmawaty, Global Halal Beauty Marketing Group Head.
Wardah meraih penghargaan MURI untuk “Pameran Kecantikan dengan Kolaborasi Disiplin Ilmu Terbanyak” melalui Wardah Skin Longevity Clinic. Kolaborasi ini mempertemukan perspektif tentang kulit, kesehatan tubuh, dan gaya hidup dalam satu rangkaian pengalaman.
Pendekatan tersebut melihat kesehatan kulit dalam konteks pola makan, aktivitas fisik, kualitas tidur, dan pengelolaan stres. Inovasi perawatan kulit, teknologi AI, serta pendampingan pakar membantu menerjemahkan keterkaitan tersebut menjadi pemahaman personal melalui MOVE, EAT, dan REST.
Keahlian para pakar mencakup dermatologi, venereologi dan estetika, nutrisi dan gizi klinis, kesehatan tidur, sleep coaching, kedokteran umum, mikrobiologi, serta bedah saraf. Perspektif ini diperkaya oleh fisiologi olahraga, konsultasi gaya hidup, sains longevity, dan estetika regeneratif.
Melalui dialog multidisiplin “The Interconnected Biology of Skin Longevity”, dr. Ryan Rhiveldi Keswani, Sp.BS, membahas hubungan stres, pola tidur, dan kesehatan kulit; dr. Nadhira Nuraini Afifa, MPH, Sp.GK, menjelaskan peran nutrisi; serta Segolene Adam de Beaumais, PhD, Global Skincare Consultant dan Scientific & Innovation Advisor, mengulas faktor biologis dalam proses penuaan. Dialog ini menghubungkan gaya hidup, kesehatan tubuh secara menyeluruh, dan penuaan sel.
Sepanjang kegiatan berlangsung, 60 dokter mendukung layanan di sembilan pos konsultasi, terdiri atas enam pos Skin Check Analysis dan tiga pos Personal Consultation. Pengunjung dibantu memahami hasil asesmen kulit, kondisi yang menjadi perhatian, serta kemungkinan pemicunya. Konsultasi lanjutan menghubungkan asesmen kulit dan gaya hidup, memberi ruang bertanya, serta membantu memahami langkah perawatan yang relevan.
Para ahli turut berkontribusi melalui diskusi, pendampingan tur, dan konten edukasi untuk memberikan perspektif keilmuan, menerjemahkan pengalaman serta hasil asesmen, dan memperluas pemahaman masyarakat tentang skin longevity. Wardah Apresiasi Para Penggerak Sains dan Inspirasi Gaya Hidup Sehat
Wardah Award
Melalui Wardah Skin Longevity Clinic Awards, Wardah memberikan penghargaan kepada lima individu dalam tiga kategori, yang mewakili kontribusi keahlian dermatologi, edukasi sains, dan inspirasi gaya hidup sehat.
Wardah turut mengapresiasi Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Indonesia (PERDOSKI) atas kolaborasinya dalam mendukung edukasi kesehatan kulit dan membawa pengetahuan dermatologi lebih dekat kepada masyarakat.
Kategori "Innovative Longevity Dermatologist" diberikan kepada Prof. Dr. dr. Lili Legiawati, Sp.D.V.E., Subsp.D.K.E., FINSDV, FAADV, dan dr. Dian Pratiwi, Sp.DVE, FINSDV, FAADV, atas kontribusi inovasi dan keahlian dermatologi dalam mendukung kesehatan kulit jangka panjang.
Sementara kategori Longevity Science Excellence diberikan kepada dr. Yusri Dinuth, MM, ABAARM atas peran keahlian dan komunikasi keilmuannya dalam memperluas pemahaman tentang longevity. Kontribusinya menempatkan edukasi sebagai penghubung antara pengetahuan yang kompleks dan pemahaman yang relevan bagi masyarakat.
Kategori Longevity Lifestyle Changemaker diberikan kepada dua selebriti Indonesia. Antara lain kepada Andien, penyanyi dan penggiat gaya hidup sehat, terpilih atas konsistensinya dalam menginspirasi gaya hidup sehat yang menyeluruh, mulai dari aktivitas fisik, mindful living, hingga keseimbangan fisik dan mental dalam keseharian.
Ia merepresentasikan bahwa longevity bukan sekadar tentang usia, tetapi tentang pilihan hidup yang dijalani secara sadar dan berkelanjutan. Pendekatannya yang menghubungkan gerak, nutrisi, dan perhatian terhadap diri menjadi inspirasi untuk menempatkan kesehatan sebagai bagian dari cara menjalani hidup, bukan hanya tujuan sesaat.
Lalu Yuki Kato, aktris dan Face of Wardah Sunscreen, turut menerima penghargaan atas perannya membawa konsep longevity lebih dekat dan relevan bagi generasi muda. Merepresentasikan gaya hidup aktif, seimbang, dan positif, Yuki menghubungkan kebebasan beraktivitas dengan kebiasaan merawat serta melindungi kulit secara konsisten.
Sosoknya membawa pesan bahwa perhatian terhadap kesehatan jangka panjang tidak perlu menunggu usia tertentu, melainkan dapat dibangun sejak dini melalui pilihan hidup sehat yang terus dipertahankan. Semangat ini selaras dengan pendekatan Wardah terhadap skin longevity yang menempatkan perawatan dan perlindungan sehari-hari sebagai investasi untuk masa depan kulit.
Dari Wawasan Pakar hingga Komitmen Kesehatan Kulit Jangka Panjang
Semangat kolaborasi tersebut tercermin dalam Wardah Skin Longevity Protocol, yang menghubungkan analisis kulit dengan asesmen gaya hidup melalui tiga pilar: MOVE, EAT, dan REST. Perjalanan ini dimulai dari Wardah Personalized AI Skin Longevity Analyzer, dengan informasi kulit dan gaya hidup yang dirangkum dalam Advanced Skin ID Blueprint serta Skin Longevity Score, kemudian dibantu diterjemahkan bersama pakar.
MOVE mengajak pengunjung melihat peran aktivitas fisik dalam rutinitas mereka. EAT membuka percakapan mengenai pola makan dan kebutuhan nutrisi, sementara REST memberi ruang untuk memahami istirahat, pemulihan, dan pengelolaan stres. Rangkaian konsultasi, kelas edukasi, serta pengalaman seperti Face Gym Treatment dan Longevity Pilates with a View membuat pembahasan tersebut lebih dekat dengan pengalaman sehari-hari.
Komitmen ini sejalan dengan Wardah Precision Longevity Research™, platform riset ilmiah terintegrasi untuk memahami skin longevity dari tingkat genetik, seluler, hingga gaya hidup. Cakupannya meliputi AI Personalized Longevity Protocols, Skin Genomic Research, serta Exposome & Epigenetic Research, untuk terus menghubungkan perkembangan sains dengan kebutuhan nyata perempuan.
“Kami ingin menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada individu dan institusi yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini. Semoga momentum ini tidak berhenti sebagai sebuah perayaan, tetapi membuka lebih banyak kolaborasi untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang kesehatan kulit, kesejahteraan diri, dan longevity di masa depan,” tambah Novia Sukmawaty.
Wardah Skin Longevity Clinic ditutup dengan ajakan membawa pengetahuan dari ruang pengalaman ke dalam keseharian. Bagi Wardah, wawasan yang dibawa pulang perlu menjadi kebiasaan yang dipertahankan, sehingga perhatian terhadap kulit berlanjut setelah acara berakhir.
Diketahui, Wardah adalah brand pionir kosmetik halal yang telah hadir sejak tahun 1995 dan berada di bawah naungan PT Paragon Technology and Innovation (PTI) yang didirikan oleh Ibu Nurhayati Subakat. Wardah senantiasa berupaya mengedepankan kualitas dalam mendukung perempuan tampil cantik sesuai karakternya masing-masing.
Dengan mengusung “Beauty Moves You” sebagai tagline, Wardah memperkenalkan aspek baru kecantikan bagi perempuan secara universal. Tagline ini menekankan peran perempuan sebagai penggerak perubahan, dan kecantikan diartikan sebagai setiap langkah yang dilakukan dapat memberikan dampak dan manfaat kepada lingkungan, sesama, dan dunia.
Wardah juga berusaha untuk merangkul semua orang sebagai bagian dari konsumennya melalui pemilihan brand ambassador dengan profesi dan latar belakang yang berbeda-beda seperti Dewi Sandra, Yasmin Napper, dan Amanda Rawles. Tiga sosok ini berkolaborasi untuk menunjukkan bahwa produk-produk Wardah memang sesuai untuk semua perempuan dari berbagai usia dan latar belakang profesi.