indonews

indonews.id

Korea Utara Uji Tembak Rudal Jelajah Strategis, Semenanjung Korea Makin Tegang

Korea Utara menguji tembak rudal jelajah strategis pada Senin (2/11/2026), sehari setelah menguji hulu ledak bom klaster. Uji coba ini menambah ketegangan di Semenanjung Korea.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
zoom-in Korea Utara Uji Tembak Rudal Jelajah Strategis, Semenanjung Korea Makin Tegang
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. (Foto: Wikimedia Commons)

Jakarta, INDONEWS.ID - Korea Utara menguji tembak rudal jelajah strategis pada Senin (2/11/2026) waktu setempat, sehari setelah menguji hulu ledak bom klaster. Uji coba ini menambah ketegangan di Semenanjung Korea, seperti dilaporkan AFP.

Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, melaporkan rudal itu membawa hulu ledak sebar berukuran sedang yang diklaim mampu menghanguskan area seluas 5 hingga 6 hektare. Uji coba tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan manuver rudal pada tahap akhir untuk menyerang sasaran secara vertikal.

Seorang pejabat Korea Utara, seperti dikutip KCNA, menyebut angkatan bersenjata negaranya harus mempertahankan keamanan negara dan menangkal segala bentuk ancaman.

Militer Korea Selatan tidak mengumumkan peluncuran rudal tersebut, begitu pula uji coba sehari sebelumnya. Ketegangan kedua negara meningkat setelah ranjau meledak di sepanjang perbatasan yang dijaga ketat dan melukai sedikitnya tiga tentara Korea Selatan.

Berbeda dengan rudal balistik, rudal jelajah tidak termasuk senjata yang dilarang dalam sanksi Dewan Keamanan PBB. Dalam beberapa waktu terakhir, Korea Utara juga menguji drone, sistem torpedo berpemandu presisi, dan rudal hipersonik jarak menengah.

Juru bicara Kepala Staf Gabungan Korea Selatan Jang Do Young mengatakan Seoul dan Washington terus "berkoordinasi secara erat dan melakukan analisis mendetail mengenai karakteristik dan spesifiknya," seperti dikutip dari detikcom.*

(Rikard Djegadut)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas