indonews

indonews.id

IPM Indonesia Naik ke 76,59, tapi Jarak Jakarta dan Papua Pegunungan Masih Lebih dari 30 Poin

Badan Pusat Statistik mencatat Indeks Pembangunan Manusia Indonesia 2026 mencapai 76,59, naik 0,69 poin dari 2025. Namun, jarak provinsi tertinggi dan terendah masih lebar.

Reporter: Rikard Djegadut
Redaktur: Rikard Djegadut
zoom-in IPM Indonesia Naik ke 76,59, tapi Jarak Jakarta dan Papua Pegunungan Masih Lebih dari 30 Poin
Paparan capaian Indeks Pembangunan Manusia Indonesia oleh BPS. (Foto: InfoPublik)

Jakarta, INDONEWS.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia 2026 mencapai 76,59, naik 0,69 poin dari 75,90 pada 2025. Namun, jarak antarprovinsi masih lebar. DKI Jakarta berada di angka 85,88, sedangkan Papua Pegunungan 55,25.

Selisih keduanya mencapai 30,63 poin. Data ini dirilis BPS di Jakarta, Kamis (5/11/2026).

"Peningkatan IPM 2026 didorong oleh peningkatan pada semua indikator penyusunnya," kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud, seperti dikutip dari InfoPublik.

Umur harapan hidup saat lahir mencapai 74,68 tahun, naik 0,21 tahun. Harapan lama sekolah menjadi 13,34 tahun, sedangkan rata-rata lama sekolah penduduk usia 25 tahun ke atas mencapai 9,16 tahun.

Pengeluaran riil per kapita yang disesuaikan tercatat Rp13.368.000 per tahun, naik sekitar Rp566.000.

Secara nasional, IPM Indonesia berada pada kategori tinggi. Sebanyak 5 provinsi masuk kategori sangat tinggi, 30 provinsi tinggi, 2 provinsi sedang, dan 1 provinsi rendah.*

(Rikard Djegadut)

© 2025 indonews.id.
All Right Reserved
Atas