Daerah

Teknologi Modifikasi Cuaca Di Kalimantan Berhasil Turunkan Hujan

Oleh : Ronald T - Jum'at, 20/09/2019 21:52 WIB

Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) yang dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana mulai menghasilkan hujan di beberapa wilayah di Kalimantan. (Foto : Ist)
Jakarta, INDONEWS.ID - Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di Kalimantan mulai menghasilkan hujan. Wilayah Pulang Pisau Kalimantan Tengah dan Martapura Kalimantan Selatan diguyur hujan lebat pada Jumat (20/9/2019) sore. 
 
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdatinmas BNPB) Agus Wibowo, mengungkapkan pesawat Cassa 212 - 200 terbang dari Palangkaraya untuk menyemai awan dengan garam NaCl sebanyak 800 kg di atas wilayah Pulang Pisau Kalimantan Tengah. 
 
"Pada sore sekitar pukul 15.00 WIB, terjadi hujan deras selama kurang lebih 30 menit di wilayah Pulang Pisau, Kalimantan Tengah dan Martapura, Kalimantan Selatan. Kota Palangka dan Bandara hujan deras," ujar Agus melalui keterangan resminya. 
 
Agus menambahkan Kecamatan Sungai Betung Kabupaten Bengkayang juga hujan. Lebih lanjut, katanya, pada waktu Jumat siang tadi juga disemai garam sekitar 800 kilogram di sekitar Kabupaten Landak dan Kabupaten Bengkayang. 
 
"Kota Pontianak kabut asapnya lumayan pekat. Semoga juga bisa hujan," katanya. 
 
Adapun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan bahwa mulai hari ini sampai beberapa hari ke depan mulai ada awan potensial hujan di wilayah Kalimantan. Operasi TMC akan terus dilanjutkan dan diintensifkan untuk menghasilkan hujan agar karhutla dapat padam dan langit segera bersih kembali. (rnl)
  
 
Loading...

Artikel Terkait