Home › Nasional

Gubernur DKI Groundbreaking RSKD Duren Sawit, RSUD Koja dan RSUD Cengkareng

Oleh : luska - Kamis, 05/07/2018 11:36 WIB


Gubernur DKI Jakarta lakukan groundbreaking RSKD Duren Sawit.(Indonews.id/Luska)
Gubernur DKI Jakarta lakukan groundbreaking RSKD Duren Sawit.(Indonews.id/Luska)

Jakarta, INDONEWS.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan groundbreaking di tiga rumah sakit pengembangan RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, RSUD Koja, dan RSUD Cengkareng. Groundbreaking secara simbolis dilaksanakan di RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya Anies mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat dalam pembangunan pengembangan RSKD Duren Sawit.

Dijelaskan Anies, pembangunan ini merupakan solusi atas kebutuhan pelayanan kesehatan kepada warga. Karena itu, pembangunan harus memperhatikan kualitas konstruksi. Pembangunan juga harus sesuai dengan anggaran yang telah disediakan.

"Pastikan konstruksi ini sesuai kualitas yang kita harapkan, dan pastikan ini on budget sesuai dengan yang sudah kita rancang. Dan yang tidak kalah penting adalah on schedule. Tadi disampaikan rencananya multiyears rencananya 17 bulan akan tuntas," kata Anies dalam sambutannya di Groundbreaking RSKD Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (5/7/2018).

Selain melakukan pelayanan umum, RSKD Duren Sawit ini nantinya nantinya juga akan melayani pasien dengan gangguan jiwa.

"Orang dengan gangguan jiwa itu penting sekali, studinya di Jakarta banyak yang alami gangguan jiwa. Gangguan jiwa itu ada range-nya, ada skalanya jadi saya rasa secara serius dan ini kalau boleh jadikan perhatian bagaimana kita bisa membuat apa yang kita kerjakan ditunjukkan bagi Indonesia karena pelayanan kesehatan jiwa belum sebesar pelayanan kesehatan lain," kata Anies.

RSKD Duren Sawit merupakan rumah sakit yang melayani kesehatan jiwa dan napza yang bekerja sama dengan beberapa panti sosial di DKI Jakarta untuk menampung pasien dengan gangguan jiwa. Peningkatan kebutuhan fasilitas sarana dan prasarana fisik di rumah sakit khusus ini dirasa perlu agar dapat memberikan pelayanan one stop services yakni menyelesaikan permasalahan penyakit dengan gangguan jiwa yang disertai penyakit organik lainnya.

Pada sisi selatan akan dibangun gedung 8 lantai dan 2 lantai basement serta bangunan penghubung antara gedung lama dan gedung baru yang akan dilaksanakan dengan tahun jamak (multi years). Selain itu, penambahan kapasitas tempat tidur juga dilakukan sebanyak 187 tempat tidur. Pembangunan tersebut dibiayai dengan anggaran APBD Provinsi DKI Jakarta tahun Jamak 2018 – 2019.

Sedangkan pembangunan dan pengembangan di RSUD Koja meliputi pembangunan blok baru yang terdiri atas 16 lantai. Peningkatan pelayanan yang akan tersedia pada bangunan baru tersebut, di antaranya Gawat Darurat Kebidanan dan Bayi, Kamar Operasi Onkologi, Penambahan Tempat Tidur Rawat Inap untuk Kelas 1 dan 2, Medical Check Up, Kemoterapi, dan Rawat Jalan. Saat ini, jumlah tempat tidur untuk kelas 1 sebanyak 30 buah yang akan ditambah menjadi 56 buah. Sedangkan untuk tempat tidur kelas 2 saat ini berjumlah 60 buah yang akan ditambah menjadi 112 buah.

Untuk RSUD Cengkareng juga akan dibangun gedung baru yang terdiri atas 8 lantai. Pembangunan gedung baru diperuntukkan bagi Laboratorium Terpadu dan Bank Darah, Kamar Operasi, Pusat Medical Check Up, Penambahan Ruang Rawat Inap (200 tempat tidur), Kemoterapi, Rumah Duka, Instalasi Gizi, dan Laundry.(Lka)

Artikel Lainnya