Bisnis

Rizal Ramli Apresiasi Pembebasan Biaya Bagi 24 Juta Pelanggan Listrik 450 VA

Oleh : very - Selasa, 31/03/2020 18:18 WIB

Deklarasi Rizal Ramli sebagai bakal calon presiden, di Jl Bangka IX Nomor 49, Jakarta Selatan, Senin (5/3/2018). (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID – Pemerintah memutuskan untuk membebaskan biaya listrik untuk pelanggan 450 VA dalam waktu tiga bulan ke depan. Jumlahnya cukup besar yaitu mencapai 24 juta pelanggan.

Ekonom senior Rizal Ramli memuji tindakan pemerintah tersebut, karena dinilainya sangat membantu golongan menengah ke bawah.

“Kami memuji pembebasan biaya listrik 3 bulan untuk 24 juta pelanggan listrik 450VA, dan diskon 50% untuk 7 juta pelanggan 900VA bersubsidi. Ini sangat membantu golongan menengah bawah,” ujar Rizal Ramli dalam siaran pers kepada Indonews.id, di Jakarta, Selasa (31/1).

Selain itu, mantan Menko Perekonomian ini meminta pemerintah agar menghentikan sementara semua proyek-proyek infrastruktur, termasuk ibu kota negara.

“Ketimbang melakukan realokasi anggaran radikal, pemerintah diminta untuk menghentikan sementara semua proyek-proyek infrastruktur, termasuk ibukota baru,” ujarnya.

Mantan Menko Kemaritiman itu mengatakan, pemerintah malah bermaksud menambah defisit anggaran dari 3% ke 5% GDP, dengan cara menambah utang lagi dan/atau ‘cetak uang’ dengan bungkus recoverybond.

Dia mengatakan, nilai rupiah akan semakin jatuh. Pengembalian BLBI dalam bentuk asset, ketika dipaksa jual IMF, recovery rate-nya hanya 25%.

“Tanpa governance dan transparansi yang benar, R-bonds kemungkinan hanya akan jadi skandal keuangan berikutnya,” pungkasnya. (Very)

 

Loading...

Artikel Terkait