Pojok Istana

Optimis, Jokowi Yakin Indonesia Bisa Hadapi Covid-19

Oleh : Ronald T - Jum'at, 10/04/2020 17:31 WIB

Presiden Republik Indonesia Ke 7, Joko Widodo (Foto : istimewa)

Jakarta, INDONEWS.ID -Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan kalau bangsa Indonesia bisa melewati tantangan berat melawan Covid-19.

Tak hanya itu, Presiden juga optimis akan memenangi perang terhadap wabah ini jika seluruh warga harus patuh terhadap kebijakan yang diterapkan pemerintah, seperti sosial distancing.
 
"Mari kita terus bersama sama menangani pandemi ini, bergotong-royong, bersatu-padu, karena hanya dengan cara kebersamaan ini kita akan dapat mengatasinya," kata Jokowi dalam video singkat, Jakarta, Jumat, (10/4/2020).
 
Mantan Wali Kota Solo ini menyebut Indonesia tidak sendiri melawan virus asal Kota Wuhan, China ini. Ada 209 negara lainnya yang tengah berjuang lepas dari pandemi covid-19.

"Kita harus bersabar, optimis, tetap disiplin berada di rumah, jaga jarak dalam berinteraksi. Bila itu kita lakukan insyaallah kita akan kembali pada situasi dan kondisi normal," ujar dia.
 
Jokowi meminta warga sementara waktu tetap berada di rumah. Dia juga berterima kasih kepada seluruh pahlawan covid-19 yang menjadi garda terdepan dalam memerangi virus.
 
"Saya sampaikan apresiasi yang tinggi dan terima kasih kepada semua dokter, perawat, tenaga medis yang telah berjuang di garis depan dan terus berjuang hingga kini," ucap dia.

Tak hanya itu, ayah tiga anak ini juga mengapresiasi kerja TNI dan Polri selama pandemi covid-19. Begitu juga dengan masyarakat yang sudah bersama-sama memutus rantai penyebaran covid-19.
 
"Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya karena apa yang bapak, ibu, dan saudara lakukan merupakan pengorbanan yang luar biasa. Juga terima kasih saudara yang telah tinggal di rumah," ujarnya.

Sebagai informasi, jumlah kasus positif infeksi virus corona (covid-19) di Indonesia bertambah 219 orang. Sehingga total pasien positif nasional menjadi 3.512 orang.
 
Penambahan kasus ini berdasarkan pemeriksaan dengan motode polymerase chain reaction (PCR). Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona Achmad Yurianto, hari ini Jumat, (10/4) mengatakan seluruh pasien baru sudah dibawa ke rumah sakit rujukan di daerahnya masing-masing.
 
"Har ini terdapat penambahan 219 kasus baru. Diperkirakan mereka terinfeksinya di lima atau enam hari yang lalu," ujarnya.

Jumlah pasien positif yang sembuh dan sudah dipulangkan bertambah 30 orang. Totalnya menjadi 282 orang.

Sementara itu, pasien positif korona yang meninggal bertambah 26 orang. Sehingga ada 306 kasus meninggal per hari ini. (rnl)

Loading...

Artikel Terkait