Daerah

Pesta Pernikahan Berakhir Duka, Kerabat Ramai Positif Covid-19 hingga Meninggal Dunia

Oleh : Marsi Edon - Minggu, 21/06/2020 13:16 WIB

Ilustrasi Pernikahan.(Foto:Tribunnnews.com)

Jakarta, INDONEWS.ID - Pesta pernikahan yang dilaksanakan warga Semarang berakhir dengan duka yang mendalam. Satu per satu para kerabat yang menghadiri acara resepsi tersebut terinfeksi virus corona hingga ada yang meninggal  dunia.

Pemerintah Kota Semarang dalam keterangannya menjelaskan, seharusnya acara pernikahan itu,belum dapat dilaksanakan. Pasalnnya, Pemerintah Daerah masih menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) yang menghadirkan banhyak orang.

Acara tersebut, kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, berlangsung pada pertengahan Juni 2020. Diketahui, masyarakat telah melanggara ketentuan Pemkot sehingga banyak warga dikonfirmasi positif Covid-19.

"Kejadian empat hari yang lalu ada pernikahan yang tidak sesuai dengan protokol kesehatan karena lebih dari 30 orang," ungkap pria yang dikrab dipanggil Hendri tersebut, sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Minggu,(21/06/2020)

Lebih lanjut Hendi menjelaskan, satu per satu keluarga dari pengantin yang melaksanakan acara tersebut terpapar Covid-19,kritis bahkan ada yang telah meninggal dunia.

"Tersiar kabar ibu salah seorang pengantin meninggal dunia. Kemudian menyusul ayahnya sakit kritis positif Covid-19," jelas Hendi.

Pemkota Semarang, jelas Hendi, terus melakukan penelusuran. Upaya ini dilakukan untuk mengetahui riwayat kontak langsung dari pasien atau keluarga yang terkena Covid-19.

Untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang, Hendi meminta kepada seluruh masyarakat menaati aturan pemerintah. Hanya dengan cara itu, masyarakat dapat mengentikan mata rantai virus corona.*

 

 

 

Loading...

Artikel Terkait