Penulis : Syafri Adnan
ULASAN EURO 2021
BABAK 16 BESAR
Luar biasa. Petualangan Dynamite berlanjut. Bahwa Denmark punya kans menang kita setuju. Tetapi menang dengan 4-0 terhadap Wales, tentu suatu pencapaian yang luar biasa. Langkah Denmark bisa saja terus berlanjut mengingat di quarter-final akan menghadapi pemenang Belanda versus Ceko, yang notabene bukan kandidat kuat juara.
Dari segi penguasaan bola, sebenarnya tidak berbeda jauh (47%-53%), namun dari segi efisiensi dan efektivitas permainan, Denmark unggul atas Wales. Shoots on target (1/11-8/16) menunjukkan betapa bahayanya serangan Denmark. Separuh dari tembakan ke sasaran bisa di konversikan menjadi gol. Corner kicks (1-9) memperkuat hal ini.
Bermain dengan skema 3-4-2-1, Coach Kasper Hjulmand menggeser posisi Kjaer menjadi back tengah-langsung di depan kiper Schemeichel. Lini tengah Denmark benar benar efektif. Larsen-Hojberg-Delaney-Maehle, sangat rajin, baik membantu pertahanan maupun dalam menginisiasi serangan.
Duo winger Braithwate dan Damsgaard tidak saja mampu memanfaatkan lebar lapangan, namun juga dalam memberi umpan kepada Ujung tombak tunggal-Dolberg-alumni Ajax, yang akhirnya mencetak dua gol. Denmark bermsin agresif hingga akhir pertandingan , terlihat dari gol Maehle hasil set-piece menawan pada menit 88 dan gol Braithwate pada menit 90+4.
Wales bukannya tidak berupaya. Tetapi gol cepat Dolberg pada awal babak kedua yang membuat Denmark unggul 2-0 membuat down pemain pemain Wales. Celakanya Bale sebagai Jenderal lapangan seolah kehilangan akal. Gelandang serang Wales: Ramsey-Bale-James bermain relatif monoton, sehingga ujung tombak Moore kurang memperoleh umpan yang akurat.
Lini tengah Wales yang ditempati duo Morell dan Allen sering keteteran dalam menghadapi kuartet lini tengah Denmark yang eksploisif. Akibatnya back Wales harus bekerja keras. Duo back tengah Mephan dan Rodon kewalahan dalam mengatasi gelombang serangan Denmark. Wing back Robert dan Davids lebih sibuk bertahan dan jarang ada waktu untuk over-lapping. Malam kelam buat kiper Ward.
Cerita Cinderella nyatanya masih berlanjut. Melihat kohesitas dan kedalaman tim Dynamite ini, mereka menjadi penantang serius bagi siapapun lawannya di babak babak selanjutnya.