Home › Nasional

ICAPS Gelar Monthly Meeting Bahas Penggunaan Seaplane bagi Pengembangan Wisata di Indonesia

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 28/09/2021 20:55 WIB


Indonesia Center for Air Power Studies (ICAPS) menyelenggarakan Monthly Meeting untuk bulan September dalam format Webinar dengan topik penggunaan Seaplane bagi pengembangan wisata di Indonesia, khususnya wisata perairan seperti Bali, Lombok, Raja Empat, Danau Toba , Wakatobi, Derawan dan lain lain.
Indonesia Center for Air Power Studies (ICAPS) menyelenggarakan Monthly Meeting untuk bulan September dalam format Webinar dengan topik penggunaan Seaplane bagi pengembangan wisata di Indonesia, khususnya wisata perairan seperti Bali, Lombok, Raja Empat, Danau Toba , Wakatobi, Derawan dan lain lain.

Jakarta, INDONEWS.ID - Siang tadi Selasa 28 September 2021, Indonesia Center for Air Power Studies (ICAPS) menyelenggarakan Monthly Meeting untuk bulan September dalam format Webinar dengan topik penggunaan Seaplane bagi pengembangan wisata di Indonesia, khususnya wisata perairan seperti Bali, Lombok, Raja Empat, Danau Toba , Wakatobi, Derawan dan lain lain.

Webinar mendengarkan dua narasumber, masing-masing Capt. Nicolas berkebangsaan Perancis yang telah banyak merintis wisata perairan di Bali dan sebagai Pilot Seaplane di Kawasan turis internasional Sydney Harbor Australia.

Kemudian Indra Jaya yang berdomisili di Seattle Washington State yang berbagi pengamatan penggunaan Seaplane di Amerika dan Kanada. Selain itu, juga Kapuslitbang transportasi udara Kemhub Capt. Novyanto Widadi yang memaparkan tentang rencana pemerintah dalam pengembangan wisata perairan di Indonesia.

Dalam webinar yang diselenggarakan ICAPS tersebut selain moderator Sdr Rachmat, acara juga dipandu langsung oleh Chairman ICAPS Chappy Hakim. Penyelenggaraan webinar dengan dua Bahasa (Inggris dan Indonesia) tersebut berlangsung sangat menarik dan juga bermanfaat dalam berkontribusi memberikan masukan kepada pemerintah dalam aspek meningkatkan pariwisata dengan menggunakan Seaplane.

Percepatan penggunaan Seaplane di Indonesia terlihat menjadi masuk akal dalam meningkatkan pariwisata di Indonesia setelah mendengar langsung dari narasumber tangan pertama yang sangat berpengalaman berkiprah di International Tourism khususnya di Australia.

Capt Nicolas bercerita pengalaman pribadinya selama beberapa tahun tentang betapa Sydney Harbor menjadi sangat berkembang dengan penggunaan Seaplane dalam pelayanan para turis di Australia.

Demikian pula tentang betapa sederhana nya pola pengelolaan Seaplane di Australia yang ternyata tidak begitu rumit seperti yang dibayangkan.

Hadir cukup banyak peserta dan juga beberapa stakeholder penerbangan antara lain sekolah penerbangan atau Flying School, pejabat Kemhub, guru besar UGM dan staf ahli yang tengah menggarap regulasi Seaplane Nasional dan peminat wisata air di Indonesia.

Sebagai catatan, di tengah upaya Industri Penerbangan untuk bangkit kembali pasca pandemic, maka pengembangan wisata air di Indonesia dengan memanfaatkan Seaplane adalah merupakan salah satu cara yang ampuh untuk dilaksanakan.

Untuk diketahui, ICAPS secara rutin menyelenggarakan pertemuan bulanan yang membahas banyak topik “hot issue”di bidang penerbangan serta menerbitkan Air Power Magazine setiap bulan.

Selama Pandemi pertemuan bulanan ICAPS terpaksa dilaksanakan secara virtual dalam rangka mendukung program pemerintah menerapkan protocol kesehatan agar Pandemi Covid 19 dapat cepat berlalu.*

Artikel Lainnya