Daerah

Deddy Sitorus Sosialisasikan Program BUMN di Malinau

Oleh : Marsi Edon - Sabtu, 18/12/2021 20:33 WIB

Kegiata Sosialisasi bertajuk `BUMN Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional`, yang terlaksana di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.(Foto:Ist)

Malinau, INDONEWS.ID - Pemerintah akan terus berupaya untuk mewujudkan tujuan negara Indonesia yang termuat dalam pembangunan negara dan semua bidang kehidupan, termasuk pembangunan perekonomian.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan dihadiri dari berbagai pemangku kepentingan yg terdiri dari Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Wanita, Kepala Desa dan Tokoh Pemuda.

Dalam rangka pemulihan ekonomi nasional, BUMN sebagaimana tujuan pendiriannya melakukan berbagai aksi korporasi yang didasarkan untuk kemanfaatan umum.

Berbagai program BUMN hadir untuk masyarakat, baik di bidang kesehatan, pembiayaan korporasi, serta penyedia lapangan kerja terlebih selama masa pandemic Covid-19.

Mengenai hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Utara (Kaltara) Deddy Yevri Hanteru Sitorus, mengelar Kegiatan Sosialisasi bertajuk `BUMN Sebagai Lokomotif Pemulihan Ekonomi Nasional`, yang terlaksana di Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara.

"Hari ini kita melakukan kegiatan sosialisasi Peran BUMN dalam Pemulihan Ekonomi Nasional secara hibrid di Malinau, dengan narasumber dari PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) 3 orang dan Pupuk Indonesia Persero yg diwakili oleh Pupuk Kalimantan Timur sebanyak 2 orang," terangnya Dedy saat dikonfirmasi, Sabtu (18/12/2021).

Menurutya, tujuan digelarnya sosialisasi ini guna bersinergi dan kaloborasi bagaimana peran BUMN untuk mendorong dunia usaha berputar yang akan meningkatkan supply sekaligus demand bahan baku serta meningkatkan penyerapan tenaga kerja harus dilakukan secara maksimal dan prudent.

"Salah satu tantangan besar bagi Indonesia saat ini ialah menyiapkan program pemulihan ekonomi yang tepat dan dapat dieksekusi dengan program pemulihan ekonomi nasional dimaksud harus dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha. Selain itu, menjaga tingkat pertumbuhan ekonomi dengan menjaga ketersediaan dan menjaga kemampuan belanja dari seluruh rakyat," terangnya.

Kendati demikian, dengan adanya kegiata sosialisai ini masyarakat begitu antusias yang dibuktikan keaktifan masyarakat dalam mengikuti kegiatan tersebut.

"Terlihat betapa antusiasnya para peserta mengikuti kegiatan dan membahas program-program yang sangat bermanfaat untuk meningkatkan akativitas ekonomi melalui pendampingan, pembiayaan dan pemasaran pasca panen melalui PNM dan Pupuk Indonesia," pungkasnya.

Sementara, kepala divisi pengelolaan bisnis mekaar (PBM) Permodalan Nasional Mandani (PNM) Wisnandi, mengungkapkan akan melakukan survey di Kabupaten Malinau untuk menambah nasabah dengan sasaran ibu-ibu rumah tangga, karena di Kalimantan Utara khusus Kota Tarakan baru 3,735 nasabah yang terdiri dari ibu-ibu.

Dalam kesempatan yang sama Project manager agro solution Pupuk Kalimantan Timur (PKT) Adrian R.D.Putera, menyampaikan bahwa program makmur akan bersedia mengakomodir kebutuhan petani dengan catatan jumlah kelompok tani, luas lahan, jumlah petani yang terlibat dalam kegiatan tersebut serta komoditinya apa dan kondisi pertanian harus diinformasikan.*

Loading...

Artikel Terkait