Daerah

Harga Sawit Hancur, Dewan Khawatir Pabrik Tutup

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 17/06/2022 15:25 WIB

Izhar Majid selaku Anggota DPRD Provinsi Jambi

Jambi, INDONEWS.ID – Merosotnya harga sawit dalam beberapa pekan di Bulan Juni terakhir patut jadi perhatian serius. Dewan minta petani sawit di Jambi agar tunda panen.

Pada awak media, Izhar Majid, Anggota DPRD Provinsi Jambi mengatakan kesedihannya melihat tren penurunan harga sawit.

Sudahlah menurun, petani yang tengah kelimpungan dengan melonjaknya harga pupuk, terancam dengan pabrik yang menolak membeli sawit.

“Semuanya sudah berteriak dan menjerit-jerit dengan harga sawit. Tapi pemerintah pusat sudah membuka keran ekspor,” katanya.

Namun masalahnya, sambung Izhar, ekspor CPO masih terkendala. Jika hal ini terus berlarut, maka pasokan CPO yang ada membuat pabrikan menutup pintu membeli sawit.

“Karena CPO itu sudah hampir full di penampungan-penampungan. Saya khawatirkan nanti, 1-2 hari, sepekan ke depan pabrik tutup,” katanya.

Karena itu, sekalipun harga rendah, namun pabrik masih menampung, petani masih bisa memanen dan menjual sawit. Tapi masalahnya, sudah harga rendah, pabrik diprediksi bakal tutup.

“Okelah harga 2000, tapi mereka tidak beli? Biarlah harga 1.500 tapi mereka (pabrik,red) tetap beli,” katanya.

Karena itulah, politisi Partai Hanura ini menyarankan petani di Jambi untuk menunda panen sawit. Selain karena harga, juga dengan penuhnya CPO tadi.

“Dan dihimbau juga pada masyarakat, untuk panennya di jarak sedikit. Misal 2 minggu, jadi 3 minggu. Karena mengingat dan menimbang pabrik hari ini sudah over kapasitas CPO,” bilangnya.

Namun Ia berharap, dengan pelantikan Zulkifli Hasan sebagai menteri, dapat memberikan efek positif bagi persoalan ini.

“Mudah-mudahan pemerintah memperhatikan petani sawit dengan harga yang seusai harga pupuk. Kalau sekarang ini sawit dan pupuk seperti langit dan bumi,” harapnya.

Sementara dari harga sawit periode 17 hingga 23 Juni 2022 oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi kini berada di angka Rp 2.507,29/Kg. Harga ini naik dari periode sebelumnya sebesar Rp 35,39/Kg

Loading...

Artikel Terkait