Jakarta, UNDINEWS.ID- Tim nasional U-17 Indonesia telah melakoni laga perdana Kualifikasi Grup G Piala Asia U-17, 2025 , melawan Kuwait di Stadion Abdullah Alkhalifa Alsabah, Mishref pada Rabu (23/10).
Pasukan Merah Putih telah mencapai target yaitu memenangkan laga perdana, meski dengan skor tipis 0-1 atas tuan rumah Kuwait.
Namun kemenangan perdana di Piala Asia memberikan suntikan motivasi bagi para pemain untuk memetik kemenangan di laga berikutnya.
Nova Arianto sang juru takut tentu sudah menyiapkan skenario terbaik agar anak asuh tetap berada di jalur menuju puncak prestasi.
Menghadapi Timnas Kepulauan Mariana Utara pada laga Grup G di Kuwait, Jumat (25/10), Nova Arianto mengatakan, dirinya sudah memiliki rencana, salah satunya merotasi skuadnya.
"Ada beberapa pemain yang akan kami simpan tenaganya," ujar Nova, dikutip dari keterangan resmi PSSI di Jakarta, Kamis (24/10).
Langkah itu diambil Nova demi menjaga kondisi pemain andalannya agar bugar saat bersua Australia pada laga terakhir mereka di Grup G, Minggu (27/10).
Timnas U-17 Indonesia, Nova melanjutkan, harus mengatur strategi agar dapat lolos ke Piala Asia U- 17, 2025.
"Bbaik itu sebagai juara grup maupun melalui skema peringkat kedua terbaik," imbuh juru taktik berusia 44 tahun itu.
Diketahui, di babak kualifikasi, ada lima peringkat kedua terbaik dari total 10 grup yang berhak melangkah langsung ke Piala Asia U-17 2025 yang akan digelar di Arab Saudi pada 3-20 April 2025 dengan diikuti 16 tim peserta.
Adapun poin yang dihitung untuk menjadi peringkat kedua terbaik adalah hasil dari pertandingan melawan peringkat pertama dan kedua di masing-masing grup.
Hal tersebut karena Lebanon, yang seharusnya berada di Grup H kualifikasi telah mengundurkan diri sehingga Grup H hanya berisi tiga tim.
Sementara di Grup G, beranggotakan Indonesia, Kuwait, Australia dan Kepulauan Mariana Utara.
Hampir dipastikan Kepulauan Mariana Utara akan menjadi juru kunci setelah takluk 19-0 dari Australia pada Rabu (23/10) waktu setempat.
Hal itulah yang membuat timnas U-17 Indonesia "menyimpan tenaga" supaya lebih siap untuk menghadapi Australia pada pertandingan pamungkas.
"Karena adanya regulasi baru setelah Lebanon mundur kami harus mencoba untuk memilih pertandingan antara Kepulauan Mariana Utara dan Australia," tutur Nova.
Di Grup G, Indonesia saat ini berada di peringkat kedua klasemen sementara setelah menundukkan tuan rumah Kuwait, Rabu (23/10), dengan skor 1-0 berkat gol Mathew Baker.
Klasemen Grup G dipimpin oleh Australia yang pada hari yang sama melumat Kepulauan Mariana Utara dengan skor 19-0.
Kuwait bertengger di peringkat ketiga dengan poin nol setelah ditundukkan Indonesia.