Olah Raga

Keren! Cegah Calo Tiket, PSSI Wajibkan Suporter Miliki Garuda ID

Oleh : donatus nador - Jum'at, 25/10/2024 07:54 WIB


Federasi sepak bola Indonesia atau PSSI segera merealisasikan rencana yang cukup revolusioner yaitu mewajibkan para suporter boa memiliki Garuda ID. Foto dok/PSSI

Jakarta, INDONEWS.ID- Federasi sepak bola Indonesia atau PSSI segera merealisasikan rencana yang cukup revolusioner yaitu mewajibkan para suporter boa memiliki Garuda ID.

Dengan menerapkan Garuda ID, PSSI yakin bisa menyelesaikan banyak persoalan yang timbul selama ini. Di antaranya masalah calo tiket, ketidaknyamanan saat menonton dan penonton tampa tiket.

Anggota Exco PSSI Arya Sinulingga mengatakan langkah ini ditujukan untuk membuat para suporter timnas Indonesia merasa aman saat menonton di stadion.

Munculnya ide ini, kata Arya, usai pihaknya mencermati masalah yang muncul selama ini. Misalnya ada penonton yang tidak memiliki tiket, tapi bisa menyaksikan laga timnas Indonesia melawan Australia di SUGBK pada September.

"Ini tidak lanjut saat melawan Australia lalu. Kami lihat jumlah penonton di luar kapasitas," kata Arya dalam jumpa pers di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis (24/10).

Selain itu, ada kejadian dimana ada penonton atau suporter yang mau menonton membawa tiketnya, tapi ternyata tiketnya sudah pernah dipakai.

"Dari kejadian tersebut dan kita lihat di GBK penuh banget penontonnya. Pak Ketum melihat bahwa ini terlalu banyak masuk. Berbahaya," tambah Arya.

Garuda ID, jelas Arya, sebuah sistem pendataan calon penonton yang ingin menyaksikan laga Timnas Indonesia.

"Untuk memiliki Garuda ID, para suporter wajib mendaftarkan diri di akun PSSI dengan mengisi data seperti email dan kata sandi, mengunggah foto KTP atau paspor, foto selfie, hingga kemudian menunggu proses verifikasi dari sistem," terang Arya.

Nantinya, setelah terverifikasi, para suporter akan mendapatkan identitas unik berupa kode yang hanya dapat dimiliki oleh satu orang suporter untuk membeli tiket.

"Sistem satu ID untuk satu fan ini akan berfungsi untuk memastikan bahwa hanya pemilik tiket yang bisa menonton pertandingan timnas Indonesia. Sistem ini dibuat agar tidak ada lagi penonton tidak bertiket yang masuk," beber Arya.

Sistem teknologi pengenal wajah juga akan diterapkan di Garuda ID untuk menghindari praktik calo yang masih terjadi.

"Tujuannya juga agar tidak ada lagi calo tiket. Ini menjadi langkah kita supaya menonton timnas Indonesia supaya semakin aman dan nyaman," jelas Arya.

Lanjut Arya, selama ini sistemnya pakai barcode untuk masuk tanpa ada kontrol apa pun. Nah PSSI bikin perubahan yang cukup mendasar.

"Bisa dibilang agak revolusioner. Karena apa? Maka sekarang pembelian tiket harus memakai Garuda ID di mana ada proses KTP, identitas, dan memakai pengenalan wajah," tukasnya.

Selain itu, sistem ini juga untuk pendataan penonton agar mudah dilacak jika nantinya ada yang melakukan pelanggaran-pelanggaran selama pertandingan.

"Jika ada penonton yang merokok, mengganggu penonton yang lain, bisa jadi catatan kita untuk pembelian tiket berikutnya," imbuhnya.

Ini dilakukan demi keamanan. "Kami minta maaf, tapi ini demi kenyamanan. Kalau ini berjalan lancar, ini bisa jadi yang pertama di Asia," ucap Arya.

Karena ini sistem terobosan baru, dalam kesempatan yang sama, Arya juga meminta maaf jika dalam pelaksanaannya terjadi kendala.

"Ada yang bilang harus dibenahi dulu. Enggak bisa. Kita harus jalan terus. Ini juga ada hambatan, tapi OTP-nya ini karena kita pakai Google, saat ada yang masuk berbarengan, dianggap spam oleh sistem keamanan mereka. Sistem keamanan mereka memang begitu," tambah dia.

 

Artikel Lainnya