Jakarta, INDONEWS.ID - Hadapi Situasi Pilkada 2024, Ketua Persatuan Purnawirawan, Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar menyerukan seluruh anggota untuk bersikap netral dan ikut menciptakan keamanan, ketertiban, serta kelancaran.
“Sebagai organisasi kami akan bersikap netral pada penyelenggara Pilkada serentak 2024, tetapi sebagai individu punya hak memilih. Setiap anggota TNI dan Polri yang telah pensiun atau purna punya hak dipilih maupun memilih dalam pemilu,” kata Agum Gumelar kepada wartawan di Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2024).
Lebih lanjut, Agum menyatakan pihaknya siap ikut menciptakan keamanan, ketertiban, dan kelancaran Pilkada serentak 2024. Oleh karena itu, Agum Gumelar meminta setiap anggota Pepabri menjadi ujung tombak demi membantu aparat TNI dan Polri,
Oleh karenanya, Agum Gumelar meminta setiap anggota Pepabri menjadi ujung tombak demi membantu aparat TNI dan Polri, agar menciptakan keamanan dan ketertiban.
“Pepabri akan selalu berusaha untuk membantu aparat keamanan TNI dan Polri, bahkan aparat pemerintahan di daerah, untuk bisa menciptakan suasana yang kita dambakan tadi,” kata Agum.
Agum menilai walaupun para purnawirawan telah selesai menunaikan tugas negara, tetapi belum tuntas mengabdi bagi tanah air ini. Diera demokrasi, kata Agum, para purnawirawan bertekad untuk bersatu dalam mengatur kebebasan agar bisa dinikmati rakyat Indonesia.
“Para purnawirawan terus optimis dalam memberikan masukan kepada penyelenggara pemerintah. Tujuannya agar jalannya pemerintahan di era baru Presiden Prabowo Subianto terkawal dengan baik,” kata Agum Gumelar.
Dikatakan Agum, ada dua jati diri purnawirawan, yakni: berwatak pejuang dan berwawasan negarawan. Artinya: setiap sikap dan tindakannya, semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara, bukan kepentingan golongan atau pun kepentingan.
Agum berharap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terkawal dan berjalan dengan baik.