Home › Olah Raga

Liga Inggris

Pengakuan Jujur Pelatih Manchester United Usai Dikalahkan Bournemouth 0-3 di Old Trafford

Oleh : donatus nador - Senin, 23/12/2024 07:55 WIB


Kejayaan Manchester United dalam beberapa pertandingan terakhir seolah sirna begitu saja usai klub hebat itu ditekuk 0-3 oleh Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu (22/12/2024). Foto isti
Kejayaan Manchester United dalam beberapa pertandingan terakhir seolah sirna begitu saja usai klub hebat itu ditekuk 0-3 oleh Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu (22/12/2024). Foto isti

Jakarta, INDONEWS.ID--Kejayaan Manchester United dalam beberapa pertandingan terakhir seolah sirna begitu saja usai klub hebat itu ditekuk 0-3 oleh Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Minggu (22/12/2024).

Dalam laga ini, Bournemouth datang ke Markas MU dengan status peringatan jauh di atas MU. Bournemouth yang saat ini peringkat 5 klasemen, lawan MU yang berada di peringkat 13.

Kendati beda secara peringkat, MU dianggap sebagai klub hebat karena kerap merajai Liga Inggris. Dan di tangan pelatih Ruben Amorim, Setan Merah mulai merangkak naik berkat kemenangan beberapa laga.

Kekalahan yang diderita di kandang sendiri membuat Amorim pusing dan malu. Amorim pun mengaku semua yang berada di stadion menderita melihat kekalahan 0-3 dari

MU, kata dia, bukan hanya kalah, The Red Devils dipermalukan di kandang sendiri karena kalah dengan kebobolan tiga gol tanpa bisa membalas satu gol pun.

Bayangkan, MU digelontor gol lewat sundulan Dean Huijsen pada menit ke-29, lalu penalti Justin Kluivert (61), dan tembakan Antoine Semenyo (63).

Sundulan Dean terjadi melalui skema bola mati. Pelatih sendiri susah ragu sejak awal penampilan skuad besutannya.

"Sebuah skema bola mati membuat kami merasa gugup, seisi stadion. Saya merasakannya sejak menit pertama, di sana ada begitu banyak kegelisahan. Itu normal karena konteksnya dan sungguh mengecewakan," ucap Amorim usai pertandingan.

Para penggawa Setan Merah bermain bukan tanpa menciptakan peluang, namun selalu gagal untuk mengonversi peluang menjadi gol.

"Banyak peluang untuk mencetak gol dan seperti halnya saat melawan Tottenham, mereka mencetak dua gol dan itu sangat sulit. Setelah gol ketiga semua orang di stadion menderita - para fans, para pemain, semua orang," ucapnya.

Amorim tidak memungkiri MU sedang berada dalam momen yang sulit. Namun, dirinya meminta skuad asuhnya untuk menghadapinya dan bersiap untuk pertandingan selanjutnya.

Bruno Fernandes dan kawan-kawan dituntut secepatnya bangkit. Ini karena MU akan melakoni laga melawan Wolverhampton Wanderers saat Boxing Day pada 26 Desember mendatang.

"Ini momen yang sulit tetapi kami harus menghadapinya dan bersiap untuk pertandingan berikutnya. Itu tanggung jawab saya untuk melatih mereka," katanya.

Kekalahan ini membuat MU masih terpuruk di peringkat ke-13 klasemen Liga Inggris dengan mengoleksi 22 poin.

Posisi ini terpaut sembilan poin dari posisi keempat klasemen yang ditempati Nottingham Forest.

Artikel Lainnya