Jakarta, INDONEWS.ID--Persib Bandung sudah merekrut tiga pemain hebat untuk memperkuat skuad Maung -julukan Persib Bandung- ini pada paruh kedua BRI Liga 1.
Ketiga pemain dimaksud, pertama Adam Alis yang sebelumnya adalah pinjaman dari Borneo FC. Kedua, Zalnando, yang resmi kembali dari masa peminjaman di PSIS Semarang.
Dan ketiga Zulkifli Lukmansyah yang sebelumnya membela dua tim yakni Persib U-18 dan Persib U-20. Zulkifli berkompetisi di EPA Liga, 1 2024-2025.
Terkait pemain muda berusia 18 tahun itu, pelatih Bojan Hodak memintanya untuk meningkatkan level permainannya karena kini sudah bergabung di tim senior.
“Dia yang terbaik, tapi untuk di senior dia harus menempatkan diri di level lebih tinggi. Jadi tergantung padanya, seberapa cepat dia beradaptasi dengan sepak bola kami,” ucap Bojan, dikutip Jumat (3/1/2025).
“Karena di level junior, dia yang terbaik, tapi untuk di senior dia harus menempatkan diri di level lebih tinggi. Dia punya kesempatan, kini semua itu tergantung padanya," sambung sang juru taktik.
Lebih dari itu, lanjut Bojan, dirinya berharap promosinya Zulkifli Lukmansyah bisa memotivasi pemain muda Persib lainnya.
"Semoga ini bisa menjadi inspirasi pemain-pemain Akademi dan Diklat Persib lainnya," imbuhnya.
Diketahui, Zulkifli adalah striker 18 tahun yang dipromosikan Persib Bandung di bursa transfer paruh musim kali ini. Zulkifli menjadi rekrutan pertama Persib yang dikontrak 3 tahun.
Salah satu alasan yang membuat Bojan Hodak kepincut adalah statistik bocah kelahiran Bandung terbilang moncer selama bermain di EPA Liga 1 (Elite Pro Academy).
Di ajang EPA Liga 1, statistik mencatat Zulkfili Lukmansyah sudah mencetak 11 gol. Rinciannya, 8 gol di Persib U-20 dan 3 gol di Persib U-18.
“Pertama, Zul di liga () bisa terus mencetak gol dan beberapa kali kami sudah melihat dia di latihan. Dia beradaptasi dengan baik, dia punya potensi dan menunjukkan kualitasnya,” tandas Bojan.
Bojan pun memberi tantangan kepada Zulkifli agar ia tak diturunkan lagi ke Persib U-20. Namun, semuanya tergantung Zulkifli untuk tampil.
“Jadi sekarang tergantung padanya. Kami memberikan kesempatan untuk berlatih tanpa henti bersama kami,” kata Bojan.
“Jika bisa bermain maka dia akan bermain, jika tidak maka dia masih bisa bermain di tim U-20,” sambungnya.