Jakarta, INDONESIA.ID-Inter Miami menjalani laga pekan ke-13 lanjutkan Major League Soccer (MLS) dengan hasil yang mengecewakan.
Menjamu Orlando City di Chase Stadium, Senin (19/5/2025) kick-off pukul 06.00 WIB, laga kandang ini berakhir dengan kekalahan telak 0-3.
Kekalahan ini menambah catatan buruk The Herons. Pekan ke-12 lalu, pasukan Javier Mascherano hanya meraih hasil imbang 3-3 melawan SJ Earthquakes.
Sebelum lagi, apaa pekan 11, Messi cs kalah 4-1 saat bertandang ke markas Minnesota United. Nah, kali ini Miami kalah telak di kandang sendiri.
Inter Miami nampaknya terlalu asyik dengan gaya memainkan bola dari kaki ke kaki. Mereka dominasi laga dengan menguasai bola.
Statistik pertandingan menunjukkan, Miami menguasai bola hingga 65 persen, operan 522 kali. Sementara tim tamu menguasai 35 persen dengan 296 kali.
Kendati minim menguasai bola, tim tamu langsung menyerang ke jantung pertahanan dengan serangan cepat. Terbukti mereka menembak ke arah gawang 8 kali, Miami hanya 4.
Maka babak pertama, gawang Orlando City aman sedangkan Miami kebobolan di menit 43 lewat gol Luis Muriel, pemain asal Kolombia.
Muriel dipasang sebagai penyerang tinggal dalam skema 4--2-3-1 yang diterapkan pelatih Óscar Pareja. Muriel sehati tidak setajam Martin Ojeda yang dipasang pelatih di belakang Muriel.
Martin Ojeda pemain asal Argentina sudah mencetak 8 gol dan 3 asist dari 14 laga. Sementara Muriel baru mencetak 5 gol dari 14 pertandingan.
Namun, dalam laga ini Óscar Pareja sukses membuat Miami mati kutu meskipun Javier Mascherano menerapkan skema yang sama. Babak pertama berakhir dengan skor 0-1.
Masuk babak kedua, ada peluang bagi tuan rumah, namun gagal membuat gol. Malah pada menit 53, Pašalić menambah keunggulan bagi tim menjadi 0-2.
Tertinggal 0-2, Suarez cs meningkatkan tekanan. Rapatnya pertahanan Orlando City membuat skuad tuan rumah frustrasi hingga cenderung melakukan pelanggaran.
Miami bukannya memanen gol tapi memetik empat kartu kuning dalam laga ini yang diterima Lionel Messi, Luis Suarez, bek kiri Noah Alan dan bek tengah Maximiliano Falcón.
Hilangnya koordinasi di lini belakang membuat pasukan Pareja kembali mencetak gol pada menit 90+4 lewat gol Dagur Dan Þórhallsson, pemain asal Islandia.
Dengan kekalahan ini, Orlando City naik ke peringkat 5 klasemen dengan 24 poin dari 14 laga, menggusur Miami ke peringkat 6 dengan
dengan 22 poin dari 13 laga.