Tiga Sekawan: Persahabatan yang Tak Lekang oleh Waktu

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 30/07/2025 06:02 WIB


Asri Hadi, Sadik Algadri, dan Refsal Nursal

Jakarta, INDONEWS.ID - Di antara riuhnya koridor SMA Negeri 3 Teladan Jakarta pada pertengahan tahun 1970-an, tiga remaja lelaki kerap terlihat berjalan Bersama - tertawa, bercanda, dan saling ledek seperti halnya kehidupan remaja yang penuh warna.

Mereka adalah Asri Hadi, Sadik Algadri, dan Refsal Nursal. Tiga sekawan ini membangun ikatan bukan hanya karena duduk di bangku sekolah yang sama pada tahun 1974–1976, tetapi karena mereka menemukan satu sama lain sebagai teman sejati dalam perjalanan hidup yang panjang.

Persahabatan mereka dimulai dari sederhana: sering nongkrong berjam-jam di warung Bu Ajum. Namun seiring waktu, yang sederhana itu menjadi fondasi kokoh bagi hubungan yang terjaga lebih dari separuh abad.
Asri Hadi, kini menjadi tokoh penting di dunia jurnalistik dan pendidikan. Ia dikenal sebagai pemimpin beberapa media nasional seperti indonews.id, hariankami.com, dan editor.id. Lebih dari 37 tahun ia mengabdi sebagai dosen di IIP-IPDN, dan kerap diundang menjadi dosen tamu di SESKO AL. Ia pun aktif memberikan bimbingan teknis kepada DPRD dari berbagai daerah, dan tak pernah lelah mendorong gerakan sosial untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia.

Berbeda lagi dengan Sadik Algadri, sang atlet sejati. Dikenal sebagai juara judo sejak masa SMA, Sadik meniti karier sebagai olahragawan nasional dan pernah menjadi pengurus organisasi seperti KONI Pusat. Ia juga menjadi pengamat olahraga yang disegani. Dunia olahraga begitu lekat dalam hidupnya. Ia memang keras di latihan, tapi hatinya lembut terhadap sahabat. “Sadik itu seperti banteng di arena, tapi jadi pendengar yang baik ketika kita sedang susah,” kenang Asri.

Sementara itu, Refsal Nursal punya jiwa dagang yang menonjol sejak muda. Sejak SMA, ia sudah memperlihatkan bakat sebagai pedagang. Kini usahanya berkembang pesat ke bidang properti dan sektor lainnya. Kendati sudah mapan, tetapi Refsal tetap dikenal sebagai pribadi rendah hati yang suka membantu teman2nya dalam kesulitan.

Meski hidup membawa mereka ke jalur profesi yang berbeda - media, olahraga, dan bisnis - namun tali persahabatan itu tidak pernah putus. Bahkan ketika kesibukan kerap membatasi pertemuan, hati mereka tetap terhubung. Mereka tetap saling menyapa, saling mendukung, dan tak pernah lupa bercanda seperti masa remaja dulu.

Kini, dalam semarak reuni akbar SMA Negeri 3 Jakarta, “Tiga Sekawan” ini berdiri sebagai simbol bahwa persahabatan yang tulus tak akan lekang dimakan usia. Mereka mengajarkan pada kita bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, tapi juga tempat di mana akar-akar kehidupan tumbuh: pertemanan, nilai, dan kenangan.

Mereka bertiga adalah bukti nyata bahwa sahabat sejati adalah mereka yang tetap hadir, meski hidup penuh dinamika dan terus berubah.

Artikel Lainnya