Udinese, INDONEWS.ID- Paris Saint-Germain (PSG) merajai jagat sepak bola Eropa dengan meraih trofi Piala Super Eropa 2025.
Status juara Super Eropa 2025 diraih pasukan Luis Enrique setelah mengalahkan Tottenham Hotspur meskipun dengan susah payah dan penuh dramatis adu penalti.
Duel perebutan trofi Piala Super Eropa 2025 mempertemukan juara Liga Champions kasta pertama Eropa dan juara Liga Eropa kasta kedua.
Turnamen Piala Super Eropa 2025 kali ini mempertemukan PSG peraih trofi Liga Champions kontra Tottenham Hotspur sang juara Liga Eropa.
Berlangsung di Stadion Friuli, Udinese, Kamis (14/8/2025) dini hari WIB, Tottenham yang tidak diunggulkan tampil mengejutkan.
Mereka minim penguasaan bola yaitu 26 persen tapi unggul melepaskan tembakan ke gawang PSG.
Bahkan mereka unggul lebih dulu 2-0 sebelum akhirnya PSG mencetak 2 gol di paruh akhir laga babak kedua.
Karena berakhir imbang 2-2 waktu normal, kemenangan harus ditentukan lewatadu penalti yang dimenangkan oleh sang juara Liga Champions.
Laga kedua tim berawal dengan inisiatif serangan dari kedua pasukan. Tottenham mendapatkan peluang pertama di menit ke-24.
Bola tembakan keras Richarlison membentur mistar usai ditepis kiper PSG, Lucas Chevalier.
Usai melewati peluang gagal, Tottenham membuka skor di menit ke-39 lewat aksi Micky van de Ven yang memanfaatkan bola muntah tepisan Lucas Chevalier di depan gawang. Skor 1-0.
Tottenham kembali nyaris menggandakan keunggulan di injury time menit ke-45. Sayang sekali bola sundulan Mohamed Kudus membentur tiang.
Itu menjadi peluang terakhir Tottenham di babak pertama. Skor 1-0 bertahan hingga jeda babak pertama.
Kembali dari ruang ganti, Tottenham menggandakan keunggulan di menit ke-47 lewat Christian Romero.
Gol ini berasal dari skema tendangan bebas yang dikirim Pedro Porro ke kotak penalti PSG. Skor 2-0 benar-benar mengejutkan PSG.
Tottenham makin menggila ketika nyaris menambah gol di menit ke-52. Pape Matar Sarr yang menyundul bola di dekat tiang jauh masih menyamping dari sasaran.
Bradley Barcola mencetak gol di menit ke-65. Namun, gol tak dihitung karena offside Fabian Ruiz dalam proses terjadinya gol.
Penguasaan bola dan bermain sabar menjadi kunci kesuksesan PSG. Mereka mencetak gol pertama di menit ke-84 lewat sepakan keras Lee Kang-in dari luar kotak penalti.
Gol ini membuka harapan bagi PSG, namun tanda petaka bagi Tottenham. Dan benar saja, di injury time, PSG menyamakan kedudukan lewat Goncalo Ramos.
Bola sundulan Ramos di menit 90+4 memanfaatkan bola crossing Ousmane Dembele. Skor berubah 2-2 dan jadi hasil akhir di waktu normal.
Laga kemudian dilanjutkan dengan babak penalti. Hasilnya, PSG menang 4-3 setelah 2 eksekutor penalti Tottenham gagal menyarangkan bola ke gawang.
Susunan Pemain
Paris Saint-Germain: Lucas Chevalier; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Warren Zaire-Emery, Vitinha, Desire Doue; Khvicha Kvaratskhelia, Ousmane Dembele, Bradley Barcola.
Tottenham Hotspur: Guglielmo Vicario; Micky van de Ven, Cristian Romero, Kevin Danso; Djed Spence, Joao Palhinha, Rodrigo Bentancur, Pedro Porro; Pape Matar Sarr. Richarlison, Mohammed Kudus