Jakarta, INDONEWS.ID - Kepolisian Korea Selatan akhirnya merampungkan penyelidikan terkait insiden perampokan di rumah aktris dan penyanyi Nana (Im Jin Ah), yang sempat membuat publik geger. Polisi menyimpulkan bahwa tindakan Nana yang menyebabkan cedera pada pelaku merupakan murni aksi bela diri (self-defense) dan bukan tindak penganiayaan.
Melansir Soompi, Minggu (23/11/2025), Kantor Polisi Distrik Yongsan menyatakan tidak akan ada dakwaan yang dilayangkan kepada Nana atas luka fisik yang diderita perampok bersenjata tersebut.
“Berdasarkan bukti di tempat kejadian perkara (TKP) dan rekaman CCTV, pelaku masuk dengan membawa senjata tajam dan mengancam nyawa,” demikian pernyataan resmi kepolisian. “Tindakan fisik yang dilakukan pemilik rumah (Nana) dinilai proporsional untuk melumpuhkan ancaman tersebut,” lanjutnya.
Sebelumnya, insiden ini menyita perhatian luas setelah laporan media menyebut seorang perampok harus dilarikan ke rumah sakit akibat perlawanan sengit dari mantan member After School tersebut. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan apakah tindakan Nana bisa dikategorikan sebagai penganiayaan berat atau pembelaan diri yang sah, mengingat hukum Korea Selatan relatif ketat dalam mengatur penggunaan kekerasan, bahkan terhadap pelaku kejahatan.
Hasil investigasi menegaskan bahwa Nana berada dalam situasi terdesak dan nyawanya terancam, sehingga langkah melumpuhkan pelaku dinilai sah secara hukum.
Agensi Nana dalam pernyataan singkat menyebut sang artis kini berada dalam kondisi aman meski masih mengalami syok. “Nana tidak mengalami luka serius, namun saat ini sedang beristirahat untuk memulihkan kondisi psikologisnya. Kami berterima kasih atas kerja cepat pihak kepolisian,” tulis pihak agensi.
Sementara itu, pelaku yang sebelumnya dirawat akibat luka yang diderita kini telah pulih dan resmi ditahan. Ia akan menghadapi tuntutan berat atas tuduhan perampokan bersenjata dan percobaan penyerangan. Keberanian Nana dalam menghadapi pelaku menuai banyak pujian dari warganet Korea Selatan, yang menyamakan aksinya dengan adegan film laga yang kerap ia bintangi.
Peristiwa perampokan itu terjadi sekitar pukul 06.00 waktu setempat pada 15 November di rumah Nana di Acheon-dong, Guri, Provinsi Gyeonggi. Pelaku diduga memanjat ke veranda menggunakan tangga, lalu masuk melalui pintu yang tidak terkunci sambil membawa senjata. Ia kemudian menyerang Nana dan ibunya sambil meminta uang.
Polisi menyebut pelaku sempat mencekik ibu Nana hingga menyebabkan luka. Dalam kondisi terdesak, Nana dan ibunya berjuang melawan hingga akhirnya berhasil melumpuhkan pelaku dengan cara menahan lengannya sampai polisi tiba di lokasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis terhadap ibu Nana, polisi menjerat tersangka dengan tuduhan percobaan perampokan yang mengakibatkan cedera. Pengadilan juga telah mengeluarkan surat perintah penahanan karena dinilai ada risiko pelaku melarikan diri.
Saat ini tersangka tetap berada dalam tahanan, dan berkas perkaranya segera dilimpahkan ke kejaksaan untuk proses hukum lebih lanjut. Sementara itu, publik menanti pemulihan penuh Nana sekaligus memberi dukungan atas keberanian dan ketenangannya dalam menghadapi situasi yang mengancam nyawa.*