Jakarta, INDONEWS.ID- Manchester United (MU) gagal meraih kemenangan saat menjamu Everton pada laga pekan ke-12 Premier League 2025/2026.
Berlangsung di Old Trafford, markas MU, Selasa 25 November 2025 dini hari WIB, MU kalah 0-1 dari tim tamu.
Kekalahan ini tentu sangat memalukan sebab, Everton hanya bermain 10 pemain sejak menit ke-13.
Parahnya lagi, bermain di hadapan mendukung sendiri, MU sejatinya mengendalikan jalannya laga.
The Red Devils menguasai bola 70 persen dengan tingkat akurasi operan 91 persen.
Sementara Everton yang tertekan sepanjang laga, hanya menguasai bola 30 persen dengan akurasi operan 72 persen.
MU dilumpuhkan hanya dengan sebutir gol milik Kiernan Dewsbury-Hall pada menit ke-29.
Awal laga, Everton sedikit mampu mengimbangi permainan MU yang cukup agresif sejak laga dimulai.
Namun sejak menit ke-13 setelah Idrissa Gueye diganjar kartu merah dan hanya 10 pemain, Everton mulia dikendalikan MU.
Sayang sekali, meski unggul jumlah pemain, MU gagal memanfaatkan banyak peluang
Peluang pertama didapat Bruno Fernandes pada menit ke-13. Tendangan melengkungnya melebar tipis dari tiang kiri.
Petaka bagi tim tamu pada menit ke-13. Idrissa Gueye mendapat kartu merah langsung setelah insiden adu mulut dengan Michael Keane berujung memukul.
Everton pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.
Situasi gawat ini memaksa David Moyes segera merombak struktur permainan timnya.
Sembari bertahan, Everton hanya buruh kecermatan membaca peluang serangan balik.
Benar saja, Everton justru unggul ketika memanfaatkan kelengahan tuan rumah pada menit ke-29.
Skema serangan balik ini diakhiri sepakan keras Kiernan Dewsbury-Hall dari jarak 20 meter ke pojok kanan atas gawang MU.
Kiernan memanfaatkan umpan James Garner. Gol ini membawa Everton unggul 1-0.
MU mencoba membalas lewat percobaan Amad dan Dorgu, namun penyelesaian akhir masih jauh dari target.
Menit ke-44, Pickford melakukan penyelamatan gemilang menepis tembakan Bruno Fernandes.
Itu peluang terakhir MU di babak pertama. Setelah itu wasit meniup peluit panjang tanda waktu jeda.
Pada babak kedua, pelatih MU Ruben Amorim melakukan perubahan dengan memasukkan Mason Mount sejak awal babak kedua.
MU tampil lebih menekan dan menguasai jalannya laga dan mendapatkan banyak peluang.
Namun penyelesaian akhir serangan selalu gagal membuahkan gol.
Menit ke-62, misalnya, Mbeumo memaksa Pickford menepis bola rendah ke sisi kanan.
Empat menit setelah itu, Amad mendapat peluang, namun tembakannya melebar dari sudut sempit.
Menit ke-71, MU hampir menyamakan kedudukan ketika umpan tarik Mount disambut Bruno Fernandes di depan gawang, nama bola melambung.
Pickford kemudian kembali tampil heroik pada menit ke-80 dengan menepis sundulan Zirkzee yang mengarah ke tiang bawah.
Everton tertekan sepanjang babak kedua, hanya sesekali mampu keluar dari wilayah pertahanan.
Untuk mengamankan kemenangan, Everton memperkuat pertahanan dengan memasukkan beberapa pemain bertahan di sisa waktu 10 menit terakhir.
MU terus menggempur Everton dari berbagai sektor.
Puncaknya di tambahan waktu ketika De Ligt menyundul bola ke gawang Everton.
Namun bola lemah mampu diamankan kiper tim tamu, Pickford
Skor 0-1 sukses dijaga Everton hingga wasit meniup peluit akhir pada menit ke-90+5.
Susunan Pemain
Manchester United (3-4-2-1): Senne Lammens; Leny Yoro, Matthijs de Ligt, Luke Shaw; Noussair Mazraoui, Casemiro, Bruno Fernandes, Patrick Dorgu; Amad Diallo, Bryan Mbeumo; Joshua Zirkzee.
Everton (4-2-3-1): Jordan Pickford; Seamus Coleman, James Tarkowski, Michael Keane, Vitalii Mykolenko; Idrissa Gueye, James Garner; Iliman Ndiaye, Kiernan Dewsbury-Hall, Jack Grealish; Thierno Barry.