Jakarta, INDONEWS.ID-Tim pendatang baru atau promosi Como tampil gemilang saat berduel di kandang Torino pada laga lanjutan Serie A Italia.
Bermain di Stadion Torino, Senin (24/11), tim promosi yang dibesut Cesc Fabregas itu mencatat kemenangan sensasional 5-1.
Lima gol kemenangan Como dicetak oleh Jacobo Ramon, Nico Paz, Martin Baturina dan Addai 2 gol.
Sementara gol tunggal Torino dicetak oleh Nikola Vlasic lewat titik putih alias penalti.
Kemenangan ini membawa Como ke peringkat 6 klasemen sementara Serie A Italia dengan 21 poin dari 12 laga.
Como, tim pendatang baru sukses menggeser posisi Juventus ke peringkat 7 klasemen 20 poin.
Como tampil jauh lebih tajam meski masih banyak pemain yang menepi karena cedera.
Fabregas menurunkan formasi ofensif 4-2-3-1 dengan memainkan Alvaro Morata sebagai ujung tombak.
Morata ditopang Rodríguez, Nico Paz dan Jayden Addai di belakangnya.
Hasilnya Torino yang kehilangan banyak pilar seperti Ismajli, Ilic, dan Simeone, serta Che Adams jadi korban
Torino sempat mendapat peluang emas lewat penalti Nikola Vlasic di injury time babak pertama.
Namun itu hanya menunda badai. Sebelumnya, Addai sudah membuka skor dari umpan manis Jesus Rodriguez.
Pada babak kedua, kombinasi yang sama kembali mematikan pertahanan Torino.
Umpan Rodriguez disambut Addai dengan satu sentuhan sebelum melepaskan tembakan melengkung ke pojok bawah.
Alih-alih mendapat gol, tuan rumah Torino malah kebobolan lewat Jacobo Ramon menanduk bola hasil sepak pojok, memperlebar skor menjadi 3-1.
Nico Paz kemudian ikut menambah sukacita Tim. Golnya sempat dianulir karena offside, tetapi VAR mengonfirmasi gol sah. Skor 1-4.
Dengan gol tersebut, Paz kini berada di puncak daftar top skor Serie A (5 gol), sejajar dengan Pulisic, Calhanoglu, dan Orsolini.
Martin Baturina, pemain rekrutan anyar musim panas, menambah sempurna pesta gol ketika dia mencetak gol kelima Como.
Bol terjadi berkat kesiapannya, mengambil keuntungan dari back-pass ceroboh Alieu Njie.
Dia lalu menggiring bola dan tinggal berhadapan dengan kiper. Martin menuntaskan dengan dingin membobol gawang Torino.
Kekalahan ini membuat Torino tertahan di peringkat 12 dengn 14 poin dari 12 laga.