Nasional

Purbaya Yudhi Sadewa Bantah Akan "Diciduk" KPK, Tegaskan Tak Pernah Terima Suap

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 27/01/2026 09:34 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara menanggapi pernyataan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer alias Noel yang menyebut dirinya berpotensi “diciduk” Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti Noel.

Purbaya menepis keras tudingan tersebut dan menegaskan kecil kemungkinan dirinya terseret kasus hukum sebagaimana yang menimpa Immanuel Ebenezer. Ia menegaskan selama menjabat sebagai Menteri Keuangan, dirinya tidak pernah menerima uang atau suap dari pihak mana pun.

“Oh biar saja, yang penting gua enggak terima duit. Noel kan terima (duit), kan gua enggak terima duit, gaji gua gede di sini (Menkeu), cukup. Case seperti itu di saya mungkin amat kecil kemungkinannya terjadi, kecuali saya mulai terima uang,” ujar Purbaya kepada awak media di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Juanda, Jakarta, Senin (26/1/2026).

Lebih lanjut, Purbaya menduga pernyataan Noel muncul karena adanya kekesalan pribadi terhadap dirinya. Meski demikian, ia menegaskan isu tersebut tidak akan mengganggu agenda reformasi pajak dan kebijakan keuangan negara yang tengah dijalankan Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinannya.

Bendahara negara itu menegaskan integritas merupakan prinsip utama dalam menjalankan tugasnya sebagai pejabat publik. Ia menyebut penerimaan uang atau suap justru akan menempatkannya pada posisi yang sangat rentan dan berpotensi menghambat kinerjanya.

“Saya sih rasanya enggak ada urusan, saya hanya bertanggung jawab ke Presiden, yang lain saya enggak peduli,” tegasnya.

Sebelumnya, eks Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer memperingatkan Purbaya agar berhati-hati karena mengklaim ada upaya untuk mengkriminalisasi Menteri Keuangan tersebut. Noel menyebut Purbaya akan “di-Noel-kan” karena dianggap mengganggu “pestapora bandit”.

Pernyataan itu disampaikan Noel sebelum menjalani sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Senin (26/1/2026). Noel yang berstatus terdakwa dalam kasus dugaan korupsi K3 di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan mengaku memperoleh “informasi A1” terkait rencana tersebut, meski enggan mengungkap sumber informasinya.

“Hati-hati, Pak Purbaya, sejengkal lagi nih. Saya mendapatkan informasi A1, Pak Purbaya akan di-Noel-kan,” ujar Noel sebagaimana dilaporkan tim liputan KompasTV.

Dalam kesempatan yang sama, Immanuel Ebenezer kembali menegaskan klaimnya dan menyebut siapa pun yang mengganggu kepentingan para “bandit” akan diserang. Namun di sisi lain, Noel tetap bersikukuh tidak bersalah dalam kasus dugaan korupsi K3 yang menjeratnya.

Ia bahkan menyatakan siap dihukum mati jika terbukti terlibat korupsi. “Kalau saya sih sudah berharap satu. Harapan saya, hukum mati saya. Karena saya komit terhadap isu ini. Tapi jika tidak, hukum saya seringan-ringannya,” pungkasnya.

Artikel Lainnya