Olah Raga

Spektakuler! Barcelona Femeni Libas Madrid 2-6, Copy Paste Rekor Messi Cs 2009

Oleh : donatus nador - Kamis, 26/03/2026 09:10 WIB


Real Madrid Femenino kalah telak saat menjamu FC Barcelona Femeni pada laga leg pertama perempat final UEFA Women’s Champions League.

Jakarta, INDONEWS.ID- Real Madrid Femenino kalah telak saat menjamu FC Barcelona Femeni pada laga leg pertama perempat final UEFA Women’s Champions League.

Duel yang berlangsung di Stadion Alfredo Di Stefano, Kamis (26/3/2026) pukul 00.45 WIB berakhir dengan kemenangan tim tamu dengan skor 2-6.

Kemenangan tim putri ini copy paste kemenangan tim putra di Santiago Bernabeu pada 2 Mei 2009.

Ketika itu, Barcelona putra yang dibintangi kapten lapangan Charles Puyol, Lionel Messi, Thierry Henry, Andres Iniesta dan Xavi  menghancurkan rival mereka.

Enam gol kemenangan Barca kala itu dicetak oleh Thierry Henry (18`, 58`), Carles Puyol (20`), Lionel Messi (35`, 75`), Gerard Piqué (83`).

Sementara gol balasan Madrid dicetak oleh Gonzalo Higuaín (14`), dan Sergio Ramos (56`).

Kemenangan 2009 itu diulang lagi oleh tim putri pada pertandingan perempat final UEFA Women’s Champions League leg pertama.

Barcelona memulai pertandingan dengan penampilan apik.  Mereka hanya butuh enam menit untuk membobol gawang Madrid.

Gol pertama dicetak Pajor, memecah kebuntuan saat ia memanfaatkan umpan silang rendah Alexia Putellas. Skor 0-1.

Pada menit 13, Barca kembali unggul lewa gol Brugts. Skor bertambah menjadi 0-2.

Real Madrid memperkecil selisih skor pada menit ke-30, ketika Linda Caicedo memanfaatkan umpan terobosan indah dari Athenea del Castillo.

Linda Caicedo mengecoh kiper, melewati Cata Coll dan menceploskan bola ke gawang yang kosong. Skor 1-2.

Lantas Barcelona kembali menekan dan menghasilkan gol ketiga lewat Irene Paredes.

Ia berhasil melepaskan diri dari penjagaan dan menyundul bola hasil sepak pojok Claudia Pina melewati Misa. Skor berubah menjadi 1-3.

Keunggulan tim tamu bertambah saat Pajor mencetak gol keduanya pada menit ke-57.

Tembakannya melesat di antara bek tengah Real Madrid setelah menerima umpan terobosan dari Clara Serrajordi.

Ia melepaskan tembakan melewati kiper saat berhadapan satu lawan satu. Skor 1-4.

Vicky Lopez membuat gol kelima untuk tim tamu tujuh menit kemudian atau pada menit 62. Skor 1-5, Barcelona menjauh.

Caicedo mencetak gol keduanya untuk menipiskan skor menjadi 2-5.

Namun, Putellas memastikan Barcelona tetap unggul dengan selisih empat gol l.

Ia mencetak gol dari titik putih penalti pada menit  89. Penalti terjadi setelah Caroline Graham Hansen dilanggar di dalam kotak penalti.

Tidak ada gol lagi setelah itu. Skor tetap 2-6 hingga wasit meniup peluit akhir.

Bintang Barcelona, Patri Guijarro, memuji penampilan tajam timnya.

Guijarro memainkan peran penting dalam penampilan dominan yang membuat raksasa Catalan itu menguasai sepenuhnya jalannya pertandingan.

Berbicara kepada TV3 dan UEFA, Guijarro yang mengatur tempo sepanjang pertandingan,  mengungkapkan kepuasannya atas kerja sama tim.

"Ini adalah pertandingan yang sangat lengkap, layak untuk Liga Champions. Gol ketiga itu sangat membantu kami setelah skor 1-2, sehingga kami bisa mencapai babak istirahat dengan keunggulan yang besar," katanya.

Ketika ditanya tentang skor ikonik tersebut, gelandang asal Kepulauan Balearic ini tetap rendah hati namun bangga atas pencapaian yang diraih oleh tim saat ini.

"Ini adalah hasil bersejarah, tetapi kami akan tetap berpegang pada cara kami bermain," katanya.

Menurut dia, gaya permainan tetap menjadi ciri khas era Barcelona saat ini.

Selain gol-gol tersebut, Guijarro menyoroti kecerdasan yang ditunjukkan para pemain di lapangan.

Barcelona, yang telah mengangkat trofi tersebut tiga kali sepanjang sejarahnya, menunjukkan pengalaman kelas atas mereka melalui kemampuan untuk mengacaukan formasi pertahanan Real Madrid.

Hal ini memungkinkan mereka menciptakan banyak peluang, sekaligus secara efektif menetralisir upaya tuan rumah untuk melakukan tekanan tinggi di lapangan sepanjang 90 menit.

Guijarro menjelaskan nuansa taktis yang mengantarkan mereka pada kemenangan.

"Kami memilih umpan dengan baik. Kapan harus melebar, kapan harus mempercepat permainan... Kami merasa nyaman dengan bola, kami tahu cara keluar dari tekanan mereka dan menciptakan peluang."

"Dua gol mereka mungkin bisa dihindari, tapi kami harus merasa senang, bangga, dan puas atas apa yang telah kami lakukan dalam pertandingan ini," imbuhnya.

Barcelona, menampilkan permainan yang sangat efektif di kandang Madrid. Mereka berhasil mengamankan keunggulan telak 2-6 dan menatap leg kedua penuh optimistis.

Artikel Lainnya