Jakarta, INDONEWS.ID – Angkatan Darat Kerajaan Thailand (Royal Thai Army) mencatat lonjakan signifikan dalam perekrutan wajib militer pada 2026, dengan lebih dari 30 ribu sukarelawan mendaftar. Angka ini meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.
Dilaporkan The Star, keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi kampanye media sosial yang unik dan humoris, yang bahkan menjadi viral di Thailand.
Menurut laporan Sputnik, kampanye tersebut mengusung pendekatan tidak biasa, seperti ajakan kepada pria untuk “beristirahat” sejenak dari pasangan mereka dengan bergabung ke militer.
“Pada awal kampanye wajib militer, Angkatan Darat menerima lebih dari 30 ribu aplikasi online dari sukarelawan, mencapai tingkat pemenuhan 105 persen untuk pertama kalinya,” demikian pernyataan resmi militer Thailand.
Salah satu materi promosi bahkan menyebut, “Bosan dengan istrimu? Tidak ada tempat yang lebih baik untuk menjauh darinya selain kamp militer!” yang langsung memicu gelombang lelucon dan parodi di media sosial.
Tak hanya itu, kampanye juga menyinggung kondisi emosional anak muda, seperti putus cinta. Militer dipromosikan sebagai tempat untuk “melupakan mantan” sambil membentuk fisik dan disiplin.
Dalam sistem wajib militer Thailand, pemuda berusia 21 tahun diwajibkan mengikuti seleksi. Mahasiswa dapat menunda hingga usia 26 tahun. Terdapat dua jalur, yakni sukarela dengan masa dinas enam bulan, serta sistem undian (lotre) yang menentukan masa dinas hingga dua tahun.
Untuk menarik minat, militer juga menawarkan berbagai insentif, seperti gaji awal sekitar 8.000 baht (sekitar Rp4,2 juta), makanan gratis, serta fasilitas tempat tinggal di barak.
Kampanye ini semakin masif setelah meningkatnya ketegangan di perbatasan Thailand dengan Kamboja, yang mendorong kebutuhan tambahan personel militer.
Keberhasilan strategi tersebut turut diikuti oleh matra lain, seperti Angkatan Laut dan Angkatan Udara Thailand, yang mulai mengadopsi gaya promosi serupa.
Salah satu promosi dari Angkatan Laut bahkan berbunyi, “Gabunglah dengan Angkatan Laut! Setidaknya kamu akan belajar berenang!”
Pendekatan kreatif ini dinilai berhasil menarik perhatian generasi muda sekaligus meningkatkan partisipasi sukarelawan dalam program wajib militer Thailand.