Jakarta, INDONEWS.ID - Bagi para atlet papan atas, peralatan bukan sekadar sekumpulan perlengkapan, melainkan perpanjangan dari gaya bermain mereka. Terkadang, hanya dengan melihat raketnya saja, kita sudah bisa memahami bagaimana seorang pemain bulu tangkis berencana menjalani pertandingan, apakah mereka akan menyerang dari garis belakang, meningkatkan tempo permainan, atau mengalahkan lawan dengan ketepatan dan pergerakan.
Hari ini, 1xBet akan menjelaskan bagaimana para pemain memilih peralatan mereka dan model mana saja yang paling sering digunakan oleh para atlet bulu tangkis kelas dunia.
Axelsen: Fokus pada tekanan
Juara Olimpiade dua kali, Viktor Axelsen, bermain menggunakan raket Yonex Astrox 100ZZ dan senar BG80. Di nomor tunggal putra, ini merupakan salah satu kombinasi peralatan yang paling dikenal dalam beberapa tahun terakhir.
Nama pemain asal Denmark ini identik dengan gaya bermain bulu tangkis yang kuat dan dominan, dan kombinasi peralatan yang digunakannya jelas selaras dengan pendekatan tersebut.
Astrox 100ZZ dirancang untuk gaya permainan yang agresif. Raket ini membantu menghasilkan pukulan yang kuat, mempercepat reli, dan terus-menerus menekan lawan dari lapangan belakang.
Dalam kombinasi ini, sepatu yang dipakai Axelsen dipilih dengan cermat. Ia mengenakan Power Cushion 65 Z dari VA Collection miliknya, yang lebih mengutamakan stabilitas, penyangga kaki, dan cengkeraman yang kuat di lapangan daripada bobot yang ringan.
Yamaguchi: Model yang sama, fokus yang berbeda
Juara dunia dua kali, Akane Yamaguchi, juga lebih memilih Yonex Astrox 100ZZ, namun ia menggunakan senar Exbolt 63. Detail ini benar-benar mengubah sensasi raket saat digunakan di lapangan. Bagi Axelsen, sang juara Eropa berkali-kali, peralatan ini membantunya mempertahankan tekanan yang konsisten terhadap lawan.
Di sisi lain, bagi Yamaguchi, raket ini memungkinkannya bermain dengan tempo tinggi, disertai ketajaman dan intensitas yang kuat dalam pertukaran bola.
Mengganti senar memiliki peran penting. Exbolt 63 dihargai karena responsnya yang cepat dan akurasinya, yang sangat cocok dengan ritme Akane Yamaguchi, perubahan arahnya yang cepat, dan kemampuannya untuk mengontrol kok lebih awal dalam reli.
An Se Young: Ketepatan, ritme, gerakan
Review 1xBet tidak bisa mengabaikan juara Olimpiade An Se Young, yang menggunakan raket Yonex Astrox 77 Pro, senar BG80, dan sepatu Power Cushion Aerus Z. Perpaduan peralatan ini mengalihkan fokus dari kekuatan murni ke arah keseimbangan, kelincahan, dan pengendalian ritme pertandingan yang konsisten.
Atlet Korea ini jarang membangun gayanya hanya berdasarkan serangan. Kekuatannya terletak pada kecepatan, kesabaran, perubahan arah, dan akurasi dalam reli panjang. Itulah mengapa sepatu yang ringan dan raket yang lebih serbaguna membantunya mewujudkan potensinya sepenuhnya.
Jonatan Christie dan Ginting: Memilih strategi menyerang
Contoh raket Thruster Ryuga II Pro menunjukkan bahwa raket yang sama dapat memberikan performa yang berbeda bagi pemain yang berbeda. Para pebulu tangkis kita, Jonatan Christie dan Anthony Ginting, memilih model Victor yang berorientasi serangan, dirancang untuk pukulan bertenaga dan tempo tinggi.
Bagi sang peraih medali Olimpiade dan pemenang Asian Games ini, pilihan tersebut masuk akal. Permainan mereka dibangun atas inisiatif, gerakan pertama yang tajam, dan keinginan untuk terus menekan lawan. Namun di lapangan, raket tersebut bekerja secara berbeda bagi mereka. Bagi Christie, yang lebih diutamakan adalah kekuatan pukulan dan pengendalian reli, sedangkan bagi Ginting, yang lebih diutamakan adalah kecepatan, masuknya yang cepat ke dalam reli, dan perubahan tempo yang instan.
Loh Kean Yew: Perubahan tempo dan kekuatan ledakan
Meskipun Yonex dan Victor sangat populer, tidak semua atlet bulu tangkis papan atas memilih merek-merek tersebut. Loh Kean Yew menggunakan raket Li-Ning Axforce 90 Dragon Max 4U dan senar No.1 Boost. Juara dunia 2021 ini selalu menonjol berkat langkah awalnya yang eksplosif serta kemampuannya untuk meningkatkan tempo reli hampir seketika.
Itulah sebabnya pemilihan perlengkapannya dilakukan dengan sangat cermat. Axforce 90 Dragon Max adalah model yang dirancang untuk pukulan serangan yang kuat dan daya tembak yang tinggi. Namun, bagi atlet asal Singapura ini, hal yang sama pentingnya adalah raket tersebut harus cocok secara alami dengan gaya serangannya yang cepat.
Setiap orang punya caranya masing-masing
Tidak ada peralatan bulu tangkis yang cocok untuk semua orang. Peralatan harus sesuai dengan gaya bermain atlet: ada yang membutuhkan kekuatan, ada yang membutuhkan kecepatan, dan ada pula yang membutuhkan kontrol. Namun, yang paling penting bukanlah model peralatan itu sendiri, melainkan seberapa nyaman pemain menggunakannya saat bertanding.
Pelajari lebih lanjut tentang para pemain bulu tangkis terbaik dan ikuti turnamen-turnamen terbesar di dunia bersama 1xBet Indonesia.