Jakarta, INDONEWS.ID- SC Freiburg maju final UEFA Europa League setelah sukses menekuk SC Braga pada semifinal leg kedua, Jumat (8/5).
Duel kedua tim yang berlangsung di di Europa-Park-Stadion itu berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Kemenangan ini membawa Freiburg laju ke final Liga Eropa dengan agregat 4-3. Sebab, di leg pertama laga berakhir 2-1 untuk keunggulan Braga.
Tiga gol kemenangan Freiburg dicetak oleh Lukas Kubler dia gol (19`, 72`) dan Johan Manzambi (41`).
Sementara sebiji gol tim tamu dicetak oleh Pau Victor (79`) yang mengubah skor menjadi 3-1.
Freiburg sejatinya diuntungkan oleh kondisi pasca Braga hanya bermain 10 pemain akibat kartu merah yang diterima Mario Dorgeles saat laga berjalan 6 menit.
Kartu merah cepat menunjukkan panasnya pertandingan sejak awal babak pertama.
Dorgeles menjatuhkan Jan-Niklas Beste yang lolos sendirian di depan kotak penalti. Maka tim tamu pun bermain dengan 10 pemain.
Unggul jumlah pemain Die Breisgauer membalikkan keadaan setelah kalah tipis 1-2 pada leg pertama di Portugal pekan lalu.
Tendangan bebas yang kemudian dilakukan oleh Beste masih gagal berbuah gol.
Keunggulan jumlah pemain membuat Freiburg lebih mampu menekan pertahanan Braga.
Hasil dari keunggulan itu tercipta pada menit ke-19, ketika kemelut di depan gawang berujung gol.
Sepakan pemain Braga yang terhadang oleh Lukas Kubler justru membuat bola terpantul ke ujung kanan gawang. Skor menjadi 1-0 dengan agregat 2-2.
Pada menit ke-41, serangan Freiburg kembali menjebol gawang Braga. Sepakan melengkung Johan Manzambi ke tiang jauh membuat bola jauh dari jangkauan kiper Lukas Hornicek.
Skor menjadi 2-0 atau agregat 3-2 untuk keunggulan tuan rumah.
Pada menit ke-45, Braga menciptakan peluang terbaiknya saat umpan terobosan membuat Victor Gomez lolos ke sisi kiri kotak penalti.
Ia bahkan berhasil melewati kiper Noah Atubolu yang mencoba mengadang. Namun, tembakannya dari sudut sempit masih terbentur tiang gawang.
Pada akhirnya, skor 2-0 dengan agregat 3-2 bertahan hingga jeda turun minum.
Di babak kedua, tuan rumah kembali melanjutkan dominasi pertandingan.
Babak kedua berlangsung lebih terbuka dengan peluang datang dari kedua tim.
Vincenzo Grifo hampir mencetak gol ketiga, tetapi tendangannya hanya menghantam tiang gawang Braga.
Tim tamu sempat memberi ancaman lewat serangan cepat, sementara Hornicek tampil sigap dengan penyelamatan beruntun dari peluang Igor Matanovic.
Namun, Freiburg kembali menjauh pada menit ke-72 ketika Kubler menanduk umpan tendangan bebas Grifo menjadi gol keduanya di laga ini.
Braga belum menyerah meski tertinggal jauh. Pau Victor memperkecil skor menjadi 3-1 pada menit ke-79 melalui situasi bola mati yang dibangun Joao Moutinho dan sempat membuka harapan tim tamu.
Menjelang akhir laga, Freiburg mendapat tekanan bertubi-tubi dari Braga.
Noah Atubolu menjadi penyelamat setelah menepis tembakan keras Gorby yang mengarah ke sudut gawang.
Peluit panjang akhirnya memastikan Freiburg lolos ke final Europa League untuk pertama kalinya dalam sejarah klub.
Pencapaian ini juga menambah dominasi wakil Jerman di kompetisi tersebut, dengan Freiburg menjadi klub Bundesliga ke-11 yang mencapai partai puncak.
Sebaliknya, Braga kembali gagal saat menghadapi klub Jerman di kompetisi Eropa.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk mereka meski berstatus salah satu tim dengan pengalaman terbanyak di turnamen tersebut.
Susunan Pemain
Freiburg: Atubolu; Kubler (Makengo 79), Ginter, Lienhart, Treu; Eggestein, Hofler; Beste (Ogbus 81), Manzambi, Grifo (Holer 90+1); Matanovic
Braga: Hornícek; Victor Gomez, Vitor Carvalho (Gabriel Moscardo 65), Paulo Oliveira, Lagerbielke; Joao Moutinho, Demir Ege Tıknaz (Gabri Martinez 76), Gorby; Dorgeles, Zalazar (Fran Navarro 65), Pau Víctor