Jakarta, INDONEWS.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Medan dan Palembang, berpotensi diguyur hujan pada Minggu (16/8).
Prakirawan BMKG Sufia mengatakan potensi hujan dipengaruhi dinamika atmosfer, di antaranya pembentukan daerah perlambatan angin atau konvergensi serta pertemuan angin atau konfluensi. Kondisi tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah.
“Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi cuaca signifikan di beberapa wilayah Indonesia, sehingga perlu peningkatan kesiapsiagaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat,” kata Sufia dalam siaran pembaruan informasi cuaca yang dipantau dari Jakarta, Minggu.
Untuk wilayah barat Indonesia, hujan ringan diprakirakan mengguyur Palembang bersama sejumlah kota besar lainnya, yakni Medan, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Pangkal Pinang, dan Tanjung Selor.
Sementara itu, Banda Aceh, Pekanbaru, Serang, Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Samarinda, dan Banjarmasin diprakirakan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan tebal.
Adapun kondisi udara kabur berpotensi terjadi di Bandar Lampung, Pontianak, dan Palangkaraya.
Di wilayah timur Indonesia, hujan ringan diprakirakan terjadi di Mamuju, Palu, Ambon, Manokwari, dan Jayapura.
Sejumlah kota lainnya, seperti Denpasar, Mataram, Kupang, Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, dan Merauke, diprakirakan mengalami kondisi cerah berawan hingga berawan tebal.
Sementara itu, Nabire dan Jayawijaya berpotensi mengalami kondisi udara yang diselimuti asap atau kabut.
BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi akibat dinamika atmosfer tersebut.