Nasional

Selamat Jalan Pahlawan Kemanusiaan! Relawan Gempa Flores Ahmad Zaki Ali Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 21/08/2026 18:46 WIB


Selamat Jalan Pahlawan Kemanusiaan! Relawan Gempa Flores Ahmad Zaki Ali Meninggal Dunia, Diduga Kelelahan

Jakarta, INDONEWS.ID - Kabar duka datang dari lokasi bencana gempa bumi di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ahmad Zaki Ali, founder Yayasan Gerak Bareng sekaligus relawan kemanusiaan, meninggal dunia saat menjalankan misi membantu korban gempa di Dampek, Kecamatan Lamba Leda Utara.

Ahmad Zaki meninggal saat berada dalam perjalanan membawa bantuan untuk warga terdampak gempa. Belum diketahui secara pasti penyebab maupun kronologi meninggalnya relawan tersebut.

Kasi Humas Polres Manggarai Timur AKP Irmawan Pujianto membenarkan adanya relawan yang meninggal dunia di wilayah Dampek.

"Benar ada satu relawan meninggal dunia," kata Irmawan, Jumat (21/8/2026).

Kabar tersebut juga dibenarkan Muhammad Rafki Razif Kiransyah, anggota Tim Hands Foundation yang turut berkomunikasi dengan pihak keluarga Ahmad Zaki.

"Betul (meninggal dunia). Kami sedang berkomunikasi dengan keluarganya," ujar Rafki.

Sempat Bertemu Saat Salat Jumat

Kesaksian mengenai aktivitas terakhir Ahmad Zaki juga disampaikan Jufri Husen, salah seorang korban gempa di NTT.

Jufri mengaku sempat bertemu dengan Ahmad Zaki di Masjid Nurul Huda Reo, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, saat pelaksanaan salat Jumat.

Keduanya bahkan sempat berbincang. Jufri mengatakan, dirinya sempat membawa nasi untuk Ahmad Zaki dan anggota tim relawan lainnya.

"Bahkan tadi saya sempat bawa nasi untuk mereka," kata Jufri.

Menurut Jufri, Ahmad Zaki diketahui kerap bolak-balik dari Reo menuju Dampek untuk menjalankan misi kemanusiaan.

Pada siang hari, Zaki biasanya berada di Dampek untuk membantu warga yang terdampak gempa. Setelah menjalankan aktivitas kemanusiaan, ia kemudian beristirahat pada malam hari di Masjid Reo.

Pola aktivitas tersebut membuat Zaki harus menempuh perjalanan berulang dari Reo ke Dampek di tengah kondisi pascagempa.

Sebelumnya, informasi yang beredar menyebut Zaki diduga mengalami kelelahan setelah menjalankan aktivitas kemanusiaan. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab meninggalnya.

Polisi Telusuri Penyebab Kematian

Polisi masih melakukan penelusuran untuk mengetahui kronologi dan penyebab meninggalnya Ahmad Zaki Ali.

Kapolsek Lamba Leda Utara Iptu Ida Bagus Susana Adi Negara mengatakan anggotanya tengah mengumpulkan informasi terkait kematian relawan tersebut.

"Anggota saya sedang telusuri penyebab meninggalnya," ujar Ida Bagus.

Ahmad Zaki Ali lahir di Jakarta pada 21 November 1984. Berdasarkan informasi pada kartu identitas yang diperoleh media ini, Zaki tercatat berasal dari Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Kabar meninggalnya Zaki menyebar luas melalui grup aplikasi perpesanan WhatsApp. Ungkapan belasungkawa pun berdatangan dari berbagai pihak yang mengenal maupun mengetahui kiprahnya dalam kegiatan kemanusiaan.

Kepergian Zaki terjadi ketika ia tengah berada di lapangan untuk membantu warga yang terdampak gempa. Aktivitasnya sebagai relawan membuatnya harus berada di tengah masyarakat yang membutuhkan bantuan, termasuk dengan perjalanan berulang dari Reo menuju Dampek.

Hingga Jumat (21/8/2026), polisi masih menyelidiki penyebab dan kronologi lengkap meninggalnya Ahmad Zaki Ali.

Artikel Lainnya