Jepang, INDONEWS.ID- Tim bulu tangkis beregu putri Indonesia hanya bisa menyumbang medali perunggu usai dikalahkan China pada semifinal Asian Games dengan skor 3-0.
Mutiara Ayu Puspitasari yang turun di partai ketiga melawan Chen Yu Fei hanya sanggup bertahan dalam 22 menit pertandingan.
Bermain di Kota Ichinomiya, Aichi, Rabu (23/9), Mutiara yang berhadapan dengan atlet peringkat empat dunia itu kalah dengan dua set, 15-21, 12-21.
Meski melawan rangking 4 dunia, Mutiara mengaku tak canggung karena bermain lepas tanpa beban.
"Saya merasa tidak terbebani. Ada tegang karena lawan ranking empat dunia kan, jadi challenge tersendiri," ungkap Mutiara.
Kekalahan Mutiara dua gim langsung 15-21, 12-21 itu, sekaligus mengakhiri harapan tim beregu putri untuk maju ke partai puncak kompetisi beregu Asian Games 2026.
Hasil minor tersebut tak membuat Mutiara berkecil hati.
"Enggak terlalu memikirkan tim, yang penting kan sudah ada tugasnya masing-masing. Jadi saya berusaha dengan komposisi saya sendiri," ujar Mutiara.
Dari hasil pertandingan babak semifinal tim beregu putri Indonesia, dihasilkan medali perunggu bagi Kontingen Merah Putih.
Perolehan tersebut menjadi peningkatan bagi cabang olahraga bulu tangkis Indonesia.
Pasalnya, pada Asian Games edisi sebelumnya di China 2022 pulang tanpa medali satu pun, baik dari nomor individu maupun beregu.
Pada nomor beregu, Indonesia masih berpeluang menyabet medali emas atau perak dari sektor putra.
Tim beregu putra Indonesia akan bertanding menghadapi Thailand pada babak semifinal yang berlangsung pada pukul 15.00 waktu setempat atau 13.00 WIB