Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW PWI Pokja Walikota Jakarta Selatan Santunan 30 Anak Yatim

Oleh : rio apricianditho - Jum'at, 25/09/2026 20:12 WIB


Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW PWI Pokja Walikota Jakarta Selatan Santunan 30 Anak Yatim

Jakarta, INDONEWS.ID - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1 Syawal 1448 H/2026 Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Selatan dengan menyantunin 30 anak yatim di Ruang Dirgantara, lantai 2 Gedung B/C, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (25/9/2026).

Dalam sambutanya, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengajak para wartawan yang tergabung dalam PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan untuk menjadikan akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai teladan, termasuk dalam menjalankan tugas jurnalistik.

"Peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap sesama dan memberikan manfaat bagi masyarakat," harapnya.

“Sebagai umat Rasulullah yang cinta terhadap beliau, kita harus meneladani akhlak Nabi, saling mengasihi antarsesama seperti berbagi kepada yatim piatu. Karena hidup yang baik itu adalah hidup yang bermanfaat buat orang lain,” tukasnya.

Ia juga mengaitkan nilai tersebut dengan tugas wartawan dalam menyampaikan informasi kepada publik. Menurut Walikota, pemberitaan yang disampaikan untuk masyarakat semestinya memberikan manfaat dan membawa pesan kebaikan.

“Begitu juga ketika menyampaikan berita kepada masyarakat, harusnya bisa bermanfaat buat masyarakat luas sehingga tercapai tujuan kita memperingati Maulid Nabi ini, yaitu menjadi rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Ketua PWI DKI Jakarta Kesit B. Handoyo menekankan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalankan profesi jurnalistik.

Kesit mengingatkan wartawan agar menyampaikan informasi secara benar dan tidak terburu-buru memberitakan seluruh informasi yang diperoleh apabila berpotensi menimbulkan dampak tidak baik bagi pihak lain.

“Meneladani akhlak Rasulullah dalam menyampaikan berita, sampaikanlah dengan benar. Tidak semua juga harus diberitakan, sebab akan berdampak tidak bagus juga buat yang diberitakan. Jangan lupa, sebelum memberitakan harus perlu tabayun,” ujarnya.

Menurutnya, prinsip kehati-hatian dan verifikasi menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pemberitaan sekaligus menjalankan tanggung jawab pers bagi masyarakat.

Sementara, Ketua PWI Pokja Wali Kota Jakarta Selatan, Joni Matondang, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan dan wartawan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Joni kegiatan Maulid Nabi dan santunan anak yatim merupakan agenda tahunan yang diharapkan dapat terus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan insan pers.

“ Saya sangat berterima kasih atas kehadiran semua tamu undangan dan rekan-rekan anggota saya yang sudah berpartisipasi menyukseskan acara ini. Tanpa berpanjang lebar saya ucapkan, jadilah kita semua rahmatan lil alamin,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Walikota Syafrin Liputo secara simbolis didaulat memberikan bantuan dan santunan bagi 30 anak Yatim.

Artikel Lainnya