Home › Gaya Hidup

IN2MOTIONFEST X JMFW Resmi Dibuka, Berharap Melahirkan Desainer Kreatif

Oleh : donatus nador - Rabu, 14/10/2026 12:30 WIB


Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) X -Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) resmi dibuka, Rabu (14/10) pagi, di Mainstage Fashion Show, Hall A JICC Senayan.
Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) X -Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) resmi dibuka, Rabu (14/10) pagi, di Mainstage Fashion Show, Hall A JICC Senayan.

Jakarta, INDONEWS.ID- Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MOTIONFEST) X -Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) resmi dibuka, Rabu (14/10) pagi, di Mainstage Fashion Show, Hall A JICC Senayan.

Gelaran IN2MOTIONFEST JMFW yang berlangsung selamat 5 hari, dari 14-18 Oktober, diharapkan melahirkan para desainer tangguh.

Mengambil tema “Indonesia’s Integrated Modest Fashion Ecosystem: Transforming Modest Fashion Brands into Global Business,” IN2MOTIONFEST X JMFW menghadirkan rangkaian kegiatan fashion show, pameran dagang (trade exhibition), talk show, workshop, hingga business matching yang melibatkan 250 desainer lokal dan 10 internasional.

Asri Hadi, dewan redaksi INDONEWS.ID- yang menyempatkan diri hadir di hari pertama IN2MOTIONFEST X JMFW ini kagum dengan antusias masyarakat yang mengikuti acara ini.

Tidak hanya melibatkan masyarakat setempat, IN2MOTIONFEST X JMFW juga dihadirkan negara lain.

"Acara ini juga diikuti dari beberapa negara lain dan yang hadir sangat ramai dari anak muda sampai orang tua hadir," ungkap mantan Pimred INDONEWS.ID tersebut.

Menurutnya, keterlibatan ratusan desainer nasional dalam acara ini bisa mendorong lahirnya para desainer muda yang kreatif.

"Kita berharap acara ini bisa melahirkan para desainer muda berbakat dan tangguh hingga mampu menopang perekonomian negara kita," ujar Asri.

Hadirkan Motif Batik Unik

Silla Dawilah, perancang busana dari Malang juga hadir dalam pameran kali ini. Ia menampilkan buasana batik muslimah yang anggun.

Muhamad Dawilah yang menjaga stand milik kakaknya, menuturkan, Silla kakaknya fokus merancang batik muslimah dalam lima tahun terakhir.

Alasannya, agar batik tetap lestari. "Acara ini bisa membangkitkan kreatifitas desainer hingga melestarikan batik di tanah air, " ujarnya. 

Rehan, desainer asal Bandung juga memajangkan hasil karyanya selama pameran lima hari di JICC Senayan.

Harapan yang sama juga ia sampakan, bahwa potensi putra-putri Indonesia untuk menjadi perancang busana sangat tinggi.

"Banyak nilai budaya yang bisa ditawarkan ke ruang publik lewat karya para desainer lokal. Kita berterima kasih atas terselenggaranya acara ini," kata Rehan

Artikel Lainnya