Home › Olah Raga

Jelang Laga Matchday Ketiga, Pelatih PSG Luis Enrique Siapkan Strategi Khusus Redam Yamal

Oleh : donatus nador - Selasa, 20/10/2026 05:52 WIB


Duel matchday ketiga fase Liga Champions antara Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) kontra Barcelona tengah dinananti para manja bola.
Duel matchday ketiga fase Liga Champions antara Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) kontra Barcelona tengah dinananti para manja bola.

Jakarta, INDONEWS.ID – Duel matchday ketiga fase Liga Champions antara Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) kontra Barcelona tengah dinananti para manja bola.

Pasalnya, laga dua raksasa menjadi ujian penting siapa sesungguhnya palingan hebat musim ini. Keduanya memiliki penyerang dan pertahanan hebat.

Buktinya, PSG telah mencetak 10 gol dan 3 kebobolan dalam dua pertandingan sebelumnya.

Sementara Barcelona juga telah mencetak 9 gol dan 2 kebobolan. Hadapi penyerang lawan yang produktif membuat para pelatih harus memutar akal.

Luis Enrique memiliki kecemasan terhadap penyerang belia Barcelona, Lamine Yamal.

Menurut pelatih asal Spanyol itu, cara paling efektif untuk meredam ancaman winger muda Yamal adalah dengan merebut penguasaan bola.

Enrique akan menginstruksikan para pemain aga tidak membiarkan Barcelona leluasa memainkan alur serangan.

Hal tersebut ditegaskan Enrique saat memberikan keterangan pers menjelang duel sengit matchday ketiga Liga Champions.

Duel PSG dan Barcelona akan digelar di Stadion Parc des Princes, Paris, Rabu (21/10/2026) dini hari WIB.

“Cara terbaik untuk menghentikan Lamine Yamal adalah dengan menjauhkan bola dari Barcelona. Jika dia tidak mendapatkan bola, situasi akan aman,” ujar Luis Enrique.

Menurut Enrique, menghentikan Yamal bukanlah pekerjaan mudah yang bisa dibebankan kepada satu pemain saja.

Apa lagi bek kiri utama PSG, Nuno Mendes, terpaksa absen akibat cedera.

Oleh karena itu, skema pertahanan kolektif menjadi kunci utama PSG untuk meredam agresivitas lini serang Blaugrana.

 Performa Yamal musim ini memang tengah berada di puncak. Winger berusia 19 tahun itu tampil impresif dengan menyumbang sembilan gol dan 10 assist.

Penampilan Yamal mengantarkan Barcelona menyapu bersih 11 kemenangan di seluruh kompetisi musim ini dengan torehan 48 gol.

Kendati kerap dibanding-bandingkan dengan legenda Barcelona, Lionel Messi, Enrique meminta publik untuk tidak menyematkan beban komparasi tersebut kepada Yamal.

“Saya rasa Lamine ingin menjadi dirinya sendiri dan dia melakukannya dengan sangat baik,” tutur juru taktik asal Spanyol tersebut.

"Jika Anda membandingkannya dengan pemain terbaik sepanjang masa, hanya akan ada satu pemenang. Saat ini, sebaiknya kita tidak membandingkannya dengan Messi".

Meski laga ini mempertemukan dua tim difavoritkan di Eropa, Enrique menegaskan bahwa fokus utamanya adalah mengamankan tiga poin di fase grup.

Enrique berambisi menjadi tim pertama yang memberikan kekalahan perdana bagi Barcelona musim ini.

Artikel Lainnya