Home › Nasional

Dukung AI dan Ekonomi Digital Indonesia, Arupa Gandeng Civo Luncurkan Sovereign Cloud-Native Infrastructure di Jakarta

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 23/10/2026 23:26 WIB


Dukung AI dan Ekonomi Digital Indonesia, Arupa Gandeng Civo Luncurkan Sovereign Cloud-Native Infrastructure di Jakarta

Jakarta, INDONEWS.ID - Arupa Cloud Nusantara dan Civo hari ini secara resmi meluncurkan Civo Indonesia Region, sebuah platform sovereign public cloud baru di Jakarta yang dirancang untuk mendukung Kubernetes, virtual machines, dan pengembangan aplikasi modern. Infrastruktur ini sepenuhnya dioperasikan oleh Arupa di Indonesia, menghadirkan kapabilitas cloud-native dengan dukungan lokal sekaligus memastikan data pelanggan tetap berada di bawah yurisdiksi Indonesia. 

Civo Public Cloud merupakan platform enterprise-ready yang dibangun berdasarkan open standards, dengan infrastruktur yang cepat, sederhana, dan hemat biaya. Melalui deployment lokal di Jakarta ini, pelanggan dapat mengakses managed Kubernetes, virtual machines, managed PostgreSQL databases, load balancers, dan block storage untuk memenuhi beragam kebutuhan aplikasi dan workload. 

“Indonesia memiliki peluang besar dalam adopsi teknologi cloud-native, seiring meningkatnya kebutuhan bisnis akan infrastruktur yang lebih mudah dikelola, memiliki transparansi biaya, dan dirancang untuk mendukung aplikasi modern,” ujar Simon Hansford, Chief Commercial Officer Civo.

“Melalui kemitraan dengan Arupa, kami menghadirkan platform cloud Civo yang mengutamakan Kubernetes (Kubernetes-first) secara langsung bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia, didukung oleh local expert dan model operasional yang dirancang sesuai dengan kebutuhan pasar Indonesia,” imbuhnya. 

Peluncuran ini memperluas pilihan bagi perusahaan yang ingin memodernisasi aplikasi, menyederhanakan pengelolaan infrastruktur, dan mengembangkan layanan digital tanpa kompleksitas operasional yang tidak perlu. Civo mendukung berbagai tools untuk pengelolaan infrastruktur, termasuk Kubernetes-native tooling, Terraform, CLI, REST API, dan web dashboard. 

“Kubernetes memberikan fleksibilitas bagi tim developer untuk membangun, melakukan deployment, dan melakukan scaling aplikasi berbasis open standards tanpa menambah kompleksitas infrastruktur yang tidak diperlukan. Dengan menggabungkan managed Kubernetes, integrated tooling, dan dukungan untuk workload cloud-native modern, Civo bertujuan membantu tim mengurangi waktu yang dihabiskan untuk mengelola infrastruktur dan lebih berfokus pada pengembangan serta peningkatan kualitas aplikasi,” ujar Dinesh Majrekar, Chief Technology Officer Civo. 

Sementara itu, Reza Kertadjaja, CEO Arupa Cloud Nusantara menyampaikan peluncuran Civo Indonesia Region merupakan langkah penting bagi Arupa dalam memperluas pilihan infrastruktur cloud bagi perusahaan di Indonesia.

Melalui kemitraan ini, kami ingin membantu perusahaan membangun dan menjalankan aplikasi modern dengan lebih cepat, menyederhanakan pengelolaan infrastruktur cloud, serta memperoleh fleksibilitas untuk mengembangkan layanan digital sesuai kebutuhan bisnis mereka.

"Dengan menggabungkan platform Civo yang mengutamakan Kubernetes dengan kapabilitas konsultasi teknologi dan support teknis lokal dari Arupa, kami berkomitmen membantu pelanggan mengambil keputusan teknologi dengan lebih percaya diri dan memanfaatkan cloud secara lebih efektif untuk mendukung pertumbuhan bisnis,” ujar Reza Kertadjaja, CEO Arupa Cloud Nusantara. 

Perkuat Data Sovereignty dan Transparansi Biaya 

Civo Indonesia Region berjalan di atas infrastruktur data center di Jakarta yang memiliki sertifikasi Tier IV. Region ini sepenuhnya dioperasikan dan dipelihara oleh Arupa Cloud Nusantara. Seluruh data pelanggan, termasuk data control plane, backup, dan operational logs, tetap berada di Indonesia. 

Model operasional ini mendukung organisasi yang mempertimbangkan data residency, kendali operasional, dan ketersediaan dukungan teknis lokal dalam memilih penyedia cloud. Melalui Arupa, pelanggan juga dapat memperoleh bantuan teknis untuk troubleshooting, eskalasi insiden, onboarding, serta migrasi. 

Pelanggan di Indonesia akan menerima tagihan dalam Rupiah melalui Arupa, dengan penggunaan layanan dihitung per jam dan ditagihkan setiap bulan. Civo juga menyatakan bahwa transfer data untuk layanan di Jakarta Region tidak dikenakan biaya, baik untuk data yang masuk (ingress) maupun data yang keluar (egress). Skema ini membantu pelanggan mengelola biaya cloud dengan lebih transparan dan terprediksi. 

Dalam perbandingan harga yang dipublikasikan oleh Civo untuk Kubernetes cluster general-purpose dengan tiga node dan konfigurasi setara di Jakarta, Civo menghitung biaya bulanan yang 49–62% lebih rendah dibandingkan hyperscaler. Perbandingan tersebut didasarkan pada konfigurasi spesifik dan asumsi harga yang dipublikasikan oleh Civo. 

Civo juga menyatakan bahwa virtual machines dapat disediakan dalam waktu kurang dari 60 detik, sementara Kubernetes clusters dapat diluncurkan dalam waktu kurang dari 90 detik. Angka tersebut merupakan klaim performa platform yang dipublikasikan oleh Civo. 

Dukung Generasi Berikutnya dari Sovereign AI  

Selain menyediakan infrastruktur untuk aplikasi modern, Civo dan Arupa berencana memperluas pilihan infrastruktur untuk AI workloads. Di tingkat global, Civo saat ini memiliki NVIDIA B300 Blackwell Ultra GPUs dan berencana menghadirkan NVIDIA Vera Rubin NVL72 di Inggris pada 2027, sebagai bagian dari pengembangan kapabilitas infrastruktur AI generasi berikutnya. 

Untuk pasar Indonesia, layanan GPU Compute dan GPU Kubernetes di Jakarta Region dijadwalkan tersedia mulai Desember 2026, dengan reservasi yang sudah dibuka melalui Arupa. 

Arupa dan Civo akan bekerja sama membantu pelanggan mengevaluasi kebutuhan teknologi, merencanakan adopsi cloud, serta mengembangkan use case yang selaras dengan prioritas bisnis dan kesiapan operasional masing-masing organisasi. 

Peluncuran ini juga menjadi bagian dari komitmen kedua perusahaan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem cloud-native di Indonesia melalui kolaborasi dengan pelanggan, mitra teknologi, developer, dan komunitas. 

“Peluncuran ini merupakan contoh nyata dari semakin eratnya kolaborasi antara Inggris dan Indonesia di bidang teknologi digital. Saya percaya bahwa kemitraan yang menggabungkan keahlian Inggris dengan ekosistem teknologi Indonesia yang dinamis ini akan memperkuat hubungan bisnis, mendukung pengembangan skill, serta membuka peluang pertumbuhan baru bagi kedua negara,” ujar Keziah McConnell, Deputy Country Director – Business, Trade & Investment, British Embassy Jakarta. 

Pada 24 Oktober 2026, Civo dan Arupa juga berpartisipasi sebagai Platinum Sponsors dalam Kubernetes Community Days Indonesia 2026 di Bandung untuk mendukung pertumbuhan komunitas cloud-native di Indonesia. 

Sebagai informasi, Arupa Cloud Nusantara adalah perusahaan teknologi aggregator yang berfokus pada solusi cloud infrastructure. Melalui layanan konsultasi, kapabilitas teknis, dan local support, Arupa membantu pelanggan memilih, mengimplementasikan, dan mengelola solusi teknologi agar mereka dapat lebih berfokus pada pertumbuhan bisnis dan transformasi digital. 

Adapun Civo adalah platform sovereign cloud dan AI yang menyediakan infrastruktur Kubernetes dan cloud berperforma tinggi. Dipercaya oleh institusi terkemuka dan pemimpin industri global, termasuk University of Oxford, Mercedes-Benz, dan Orbital, Civo memungkinkan organisasi membangun, melakukan deployment, dan melakukan scaling aplikasi dengan memastikan data tetap berada di lokasi yang ditentukan (data residency), serta memenuhi kebutuhan keamanan dan kepatuhan untuk mendukung data sovereignty yang sesungguhnya. *

Artikel Lainnya